Polisi Jual Masker Hasil Sitaan, Mahfud MD Beri Tanggapan, 'Boleh, Asal Uangnya Tak Dimakan Sendiri'

Tanggapi soal polisi jual masker sitaan dari penimbun, Mahfud MD memperbolehkan. Sebut uang bisa dikembalikan ke negara.

Kolase TribunNewsmaker - Instagram Mahfud MD dan Tribunnews
Mahfud MD, calon menteri Jokowi-Maruf Amin. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mahfud MD menanggapi tindakan polisi menjual hasil masker sitaan.

Seperti yang diketahui, Polres Metro Jakarta Utara menjual ribuan masker pada Kamis 5 Maret 2020.

Masker yang mereka sita tersebut berasal dari tersangka penimbunan masker.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, uang hasil penjualan masker itu akan dijadikan sebagai pengganti barang bukti tersangka penimbunan berinisial HK dan TK.

"Hasil penjualan ini akan kami sita sebagai pengganti barang bukti yang (kasus) ini dan akan kami gunakan untuk proses peradilan sebagai barang bukti dan menjadi tanggung jawab para tersangka," kata Budhi di kantornya, Kamis (5/3/2020).

Antrean pembeli masker sitaan di Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020).
Antrean pembeli masker sitaan di Polres Metro Jakarta Utara, Kamis (5/3/2020). (KOMPAS.COM/JIMMY RAMADHAN AZHARI)

Masker tersebut dijual oleh Polres Metro Jakarta Utara dengan harga sebelum ditimbun yakni Rp 4000 per 10 lembar masker.

Langkanya keberadaan masker membuat warga langsung menyerbu masker sitaan polisi ini.

Total ada 72 ribu masker yang diamankan oleh Polres Metro Jakarta Utara.

Namun pihak kepolisian membatasi pembelian masker hasil sitaan tersebut.

Setiap orang hanya boleh membeli dua paket masker.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved