Teriak-teriak saat Protes Soal Bansos, Nenek Asal Bogor Dianiaya Ketua RT, Ini Kronologi Lengkapnya

Peristiwa kisruh soal bantuan sosial (bansos) kembali terjadi. Seorang nenek asal Bogor dianiaya ketua RT setelah mengajukan protes.

via Kompas.com
Ilustrasi Kekerasan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Peristiwa kisruh soal bantuan sosial (bansos) kembali terjadi.

Kali ini ada di Kabupaten Bogor.

Seorang nenek dianiaya oleh ketua RT setelah mengajukan protes soal bansos yang didapatnya.

Permasalahan tersebut merupakan buntut dari buruknya pendataan penerima bansos.

Nenek yang mendapatkan penganiayaan tersebut bernama Arni (70).

Ia mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT.

Ketika Pembagian Bansos Semrawut, Diduga Pakai Data 2011, Warga Sudah Meninggal Masih Dapat

Dikritik Soal Bansos DKI, Anies Baswedan Akui Penyalurannya Memang Tak Sempurna, Ini Penyebabnya

Seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT, keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). (Dok Istimewa)
Seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT, keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). (Dok Istimewa) 

Arni tidak terima bansos beras yang diterimanya dipotong.

Ia pun mengajukan protes ke balai desa.

Karena ketua RT tidak terima atas tuduhan Arni, ia pun tidak bisa mengendalikan emosinya.

Keributan pun terjadi di balai desa, Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved