Breaking News:

Virus Corona

Bungkamnya Seorang Warga yang Reaktif Virus Corona di Tengah Pengungsian 54 Orang Warga

Di tengah pemeriksaan itu, salah seorang wanita tiba-tiba mengaku bahwa ia dinyatakan reaktif rapid test Covid-19.

Kompas.com/ Kristianto Purnomo
Petugas medis Dinas Kesehatan Kota Bogor melakukan uji cepat (rapid test) massal Covid-19 dengan skema drive thru di GOR Pajajaran, Bogor, Sabtu (4/4/2020). Sebanyak 128 orang dalam pemantauan (ODP) mengikuti rapid test ini dari target 284 orang.(KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM Api berkobar di permukiman warga di Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (2/6/2020) malam.

Nyala api itu menghanguskan 12 rumah semipermanen yang berada di gang-gang sempit Tanjung Priok tersebut.

Peristiwa itu bermula ketika salah seorang warga tengah menyiapkan nasi uduk yang akan dijualnya pada esok hari.

 UPDATE Corona di Dunia Kamis 4 Juni 2020, Penambahan 98 Ribu Kasus dalam Waktu 24 Jam

Saat hendak menghidupkan kompor, ia tak sadar ada aliran gas yang bocor sehingga menimbulkan ledakan.

"Rumahnya memang kecil, kontrakan. Jarak dari lantai ke atap itu pendek, jadi dengan cepat api menjalar.

Kebetulan di situ memang padat," kata Lurah Tanjung Priok Ma'mun menceritakan peristiwa tersebut kepada Kompas.com, Rabu (3/6/2020).

Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengikuti tes cepat atau rapid test Covid-19 bersama 1000 anggotanya dan masyarakat dengan menggandeng Kementerian Kesehatan, di kantor Kowani, Jakarta, Minggu (31/5/2020). Tujuan dan sasaran dari dilaksanakannya rapid test Covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan mengurangi jumlah masyarkat yang terpapar dalam menghadapi era 'new normal pandemi Covid-19'. TRIBUNNEWS/HO
Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto Wiyogo mengikuti tes cepat atau rapid test Covid-19 bersama 1000 anggotanya dan masyarakat dengan menggandeng Kementerian Kesehatan, di kantor Kowani, Jakarta, Minggu (31/5/2020). Tujuan dan sasaran dari dilaksanakannya rapid test Covid-19 guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 dan mengurangi jumlah masyarkat yang terpapar dalam menghadapi era 'new normal pandemi Covid-19'. TRIBUNNEWS/HO (TRIBUN/HO)

Sulitnya akses menuju titik kebakaran menyulitkan petugas pemadam menguasai api.

Api pun menjalar ke rumah tetangga-tetangga. Baru satu jam sejak kebakaran, api berhasil dipadamkan.

Sebanyak 54 orang warga terpaksa kehilangan tempat berteduh malam itu. Pindahlah mereka ke masjid dan aula gereja yang dijadikan tempat pengungsian.

Pengungsi gempar ada warga reaktif rapid test

HALAMAN SELANJUTNYA ==============>

Ikuti kami di
Editor: Asytari Fauziah
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved