Breaking News:

ISTANA Angkat Bicara Soal Buzzer Serang Bintang Emon, Tanggapi Video DPO Terkait Novel Baswedan

Pihak Istana angkat bicara terkait video DPO (Dewan Perwakilan Omel-omel) Bintang Emon terkait kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan.

Editor: roessitaintan
Instagram @bintangemon
Bintang Emon buktikan hasil tes narkoba 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pihak Istana melalui Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden Donny Gahral Adiansyah angkat bicara terkait video DPO (Dewan Perwakilan Omel-omel) Bintang Emon terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi Novel Baswedan.

Donny menyebutkan jika pemerintah mengaku tak ada masalah dengan aksi pria bernama asli Gusti Muhammad Abdurrahman Bintang Mahaputra tersebut.

Dilansir dari kompas.com, pemerintah tak keberatan dengan kritik yang disampaikan Bintang Emon lewat video di Instagram itu.

"Pemerintah menghormati kebebasan berekspresi dan berpendapat di ruang publik. Yang disampaikan Bintang Emon itu hak dia untuk berpendapat, tidak boleh dikekang, dihalangi, atau dibatasi," kata Donny saat dihubungi, Selasa (16/6/2020).

Donny membantah keterkaitan pemerintah dengan serangan buzzer di Twitter kepada Bintang Emon.

Donny menilai bahwa sejumlah akun tersebut bergerak sendiri-sendiri tanpa koordinasi pemerintah. 

"Pemerintah tidak ada sangkut-pautnya dengan buzzer-buzzer itu," ucap Donny.

Tenaga ahli utama kedeputian komunikasi politik KSP Donny Gahral Adian usai mengisi diskusi di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). (KOMPAS.com/Dian Erika)
Tenaga ahli utama kedeputian komunikasi politik KSP Donny Gahral Adian usai mengisi diskusi di Gondangdia, Jakarta Pusat, Sabtu (8/2/2020). (KOMPAS.com/Dian Erika) ()

 Bintang Emon Diserang Buzzer Gegara Kritik Kasus Novel Baswedan, Founder Drone Emprit: Hanya 3 Akun

 Novel Baswedan Tanggapi Bintang Emon yang Berani Kritik Kasusnya: Semoga Bintang Emon Semakin Kuat

 BUNGKAM Tudingan Buzzer, Bintang Emon Unggah Bukti Negatif Narkoba, Positif Kentang Mustofa

Donny pun mempersilakan pihak yang keberatan dengan ulah buzzer tersebut untuk melapor ke pihak kepolisian.

Ia memastikan bahwa pemerintah tak akan melindungi akun buzzer tersebut.

"Jadi buzzer-buzzer itu saya kira kalau ternyata mereka terbukti ada pelanggaran hukum ya silakan diproses saja," kata dia.

HALAMAN SELANJUTNYA =====================>

Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved