Breaking News:

Pembunuhan Sadis di Sukoharjo

Polisi Sebut Pelaku Pembunuhan Sekeluarga di Sukoharjo Tak Menyesal, Terkuak Jumlah Utangnya

Polisi sebut pembunuh satu keluarga di Sukoharjo tak menyesal. Terkuak jumlah utangnya!

TribunSolo.com/Ryantono Puji Santoso
Reka adegan pembunuhan satu keluarga di Baki, Sukoharjo 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Polisi menyebut pelaku pembunuhan sekeluarga di Sukoharjo, HT (41), tak menyesali perbuatannya.

Bahkan HT tampak merasa tak bersalah atas perlakuan sadis yang ia lakukan terhadap Suranto yang merupakan teman dekatnya.

Warga Dukuh Slemben RT 01 RW 5, Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo, digegerkan dengan penemuan mayat.

Satu keluarga ditemukan tewas bersimbah darah di rumah.

Total ada empat jenazah yang ditemukan di sebuah rumah di kawasan Masjid Al-Aqso di Desa Duwet, Kecamatan Baki, Kabupaten Sukoharjo ini.

Keempat jenazah tersebut ditemukan pada Jumat (21/8/2020) sekitar pukul 21.30 malam.

Sadisnya Pelaku Pembunuhan di Sukoharjo, Tusuk Korban Bertubi-tubi, Anak yang Terbangun Dihabisi

Pembunuhan Satu Keluarga di Sukoharjo, Seorang Terduga Pelaku Ditangkap Polisi dan Akui 2 Hal Ini

Penampakan pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) yang menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020).
Penampakan pelaku pembunuhan satu keluarga Henry Taryatmo (41) yang menghabisi 4 nyawa sekaligus saat reka ulang di Mapolres Sukoharjo, Kamis (27/8/2020). (Ryantono Puji Santoso/Tribun Solo)

Empat jenazah yang ditemukan merupakan Suranto (44) dan istri, beserta dua anaknya yang berinisial RRI (10) dan DAH (6).

Tak butuh waktu lama bagi polisi untuk menciduk pelaku pembunuhan terhadap Suranto dan keluarga.

Pria berinisial HT (41) lah yang tega menghabisi nyawa Suranto.

Setelah diamankan dan menjalani rekonstruksi, HT disebut tak merasa menyesal atas perbuatan kejinya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved