Utang Negara Terus Bertambah Selama Pandemi, Eks Menkeu Rizal Ramli Kritik Jokowi: Makin Parah!
Mantan Menteri Keuangan (Menkeu) Rizal Ramli menyoroti soal utang negara yang bertambah selama pandemi.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sebelumnya, pemerintah Indonesia juga mendapat pinjaman dari Pemerintah Australia dengan nilai mencapai 1,5 miliar dollar Australia. Angka tersebut setara dengan Rp 15,45 triliun.
Menteri Keuangan Australia Josh Frydenberg mengatakan, uang pinjaman tersebut diberikan lantaran Indonesia dinilai memiliki ketahanan dan proses pemulihan yang cenderung cepat pada masa pandemi virus corona atau Covid-19.
"Bantuan ini merefleksikan situasi yang harus kita hadapi bersama.
Selain itu, juga berkaitan dengan reputasi Indonesia terkait dengan manajemen fiskal," ujar dia dalam konferensi pers bersama dengan Pemerintah Indonesia secara virtual, Kamis (12/11/2020).
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pinjaman dari Pemerintah Australia tersebut merupakan dukungan yang memberi ruang bari pemerintah untuk melakukan manufer kebijakan dalam penanganan pandemi.
Baca juga: Rizal Ramli Kritik Jokowi soal Penanganan Corona, Minta Stop Proyek Besar, Termasuk Pindah Ibu Kota
Baca juga: Reaksi Mahfud MD saat Dengar Kritikan Rizal Ramli soal Pemerintah, Garuk-garuk hingga Menopang Dagu
Di sisi lain juga mengurangi risiko beban fiskal lantaran keuangan negara dihadapkan pada defisit yang kian melebar, yakni di kisaran 6,34 persen hingga akhir tahun.
"Dengan ini, kami tidak hanya bisa membantu masyarakat, menangani Covid-19,
membantu pelaku usaha UMKM,
namun juga yang terpenting menjaga keamanan dan keberlanjutan fiskal," ujar dia.
Dia pun menjelaskan, pinjaman tersebut harus dilunasi kembali kepada Pemerintah Australia dalam jangka waktu 15 tahun.
Menurut Sri Mulyani, pinjaman dari Pemerintah Australia itu mendukung program yang dipimpin oleh Bank Pembangunan Asia (ADB), yakni Covid-19 Active Response and Expenditure Program.
" Pinjaman tersebut dibangun di atas hubungan ekonomi kami yang berharga dan catatan kerja sama bilateral yang kuat.
Australia dan Indonesia adalah tetangga, sahabat, dan mitra strategis komprehensif, dan kami berkomitmen untuk saling mendukung melalui krisis ini," ujar dia.
2 Periode Jokowi, Utang Luar Negeri RI Bertambah Rp 1.721 Triliun
Periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo ( Jokowi) kini genap berusia setahun. Salah satu hal yang disoroti yakni kenaikan utang luar negeri (ULN) Indonesia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/rizal-ramli-kritik-jokowi-soal-corona.jpg)