Breaking News:

Terungkap Motif Pria Semprotkan Cairan Lem ke 7 Pesepeda Perempuan di Sleman, Ada Rasa Sakit Hati

Semprotkan cairan lem ke 7 pesepeda wanita di Sleman, berikut motif sang pelaku.

Tayang:
Editor: Irsan Yamananda
KOMPAS.COM/YUSTINUS WIJAYA KUSUMA
Kapolres Sleman AKBP Anton Firmanto saat jumpa pers terkait kasus penyemprotan lem kepada pesepeda perempuan. Turut dihadirkan dalam jumpa pers pelaku berinisial J (37) warga Temanggung, Jawa Tengah. 

Sementara itu, pelaku J menyesali perbuatannya dan meminta maaf.

"Saya salah melakukan seperti itu. Saya mohon maaf untuk para pegowes yang merasa takut," kata J saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Sleman, Senin.

Kata J, aksi itu ia lakukan karena merasa sakit hati kepada teman perempuan yang ia kenal.

"Bisa dikatakan sakit hati, kadang-kadang muncul dari hati itu terdorong kok seperti orang yang saya kenal, walaupun orang itu beda.

Saya sadar salah, telah meresahkan para pegowes terutama, tapi tidak ada niatan untuk menyiksa atau menyakiti siapapun," ujarnya.

Pengakuan Pelaku Klitih di Jembatan Progo

Selain itu, sempat beredar juga video viral aksi ugal-ugalan geng motor di Yogyakarta.

Binmas Kepolisian Resor Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, kumpulkan 11 anak usia pelajar yang jadi anggota geng bermotor.

Mereka didatangkan bersama orangtua maupun pihak sekolah.

Polisi membina mereka di Polres Kulon Progo, sepanjang siang hingga sore.

“Di dalam pertemuan itu kami menghimbau para orangtua untuk lebih memperhatikan anaknya, ke mana mereka pergi, melarang untuk tidak keluar malam dan bermain yang kurang jelas,” kata Kasubag Humas Polres Kulon Progo, Inspektur Satu Polisi I Nengah Jeffry via telepon, Senin (27/12/2020).

Baca juga: TERKUAK Sadisnya Begal Geng Motor Akatsuki 2018 di Bekasi, 7 Pelaku Menanti Ancaman Hukuman Mati

Baca juga: Kronologi Lengkap Polisi Dibacok Anggota Geng Motor di Cianjur, Berawal dari Petugas Hentikan Konvoi 

Ugal-ugalan di Jembatan Progo

Semua berawal dari video viral geng bermotor ngebut di sebuah jembatan Sungai Progo yang menghubungkan wilayah Srandakan, Bantul dengan Galur di Kulon Progo, sekitar pukul 03.00 WIB, beberapa hari lalu.

Mereka merekam aksi jadi konten WA story saat lewat Jembatan Progo di Srandakan itu.

Dalam video, selain ugal-ugalan, mereka yang membonceng mengacung-acungkan berbagai senjata tajam dan tumpul, seperti gir motor, celurit, hingga botol.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Tags:
SlemanpesepedaTemanggungJawa Tengah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved