Breaking News:

WhatsApp, Telegram dan Signal, Mana yang Lebih Aman & Miliki Fitur Unggul? Bandingkan di Sini

Pengguna WhatsApp sedang resa gara-gara pembaruan kebijakan privasi. Lalu tak sedikit yang mulai beralih ke Telegram dan Signal.

Neurogadget
WhatsApp 

Dalam hal fitur, baik WhatsApp, Telegram, dan Signal menawarkan fitur dasar yang sama, seperti pesan teks, audio, video, stiker, GIF, maupun grup. Perbedaan ada di beberapa hal. Misalnya grup video call.

WhatsApp kini mampu menampung hingga 8 orang secara bersamaan untuk melakukan video call. Apabila disinkronisasi dengan Room - fitur di Messenger- video call bisa menampung higgga 50 orang.

WhatsApp juga diperkaya dengan fitur lain, seperti WhatsApp Status yang mirip Instagram Story. Fitur itu belum dimiliki Telegram maupun Signal. Untuk berkirim file, batas maksimal yang diizinkan adalah 100 MB.

Pengguna juga bisa berbagi lokasi terkini ketika ingin bertemu orang lain, meskipun fitur lokasi ini juga menuai kritik karena keamanannya.

Beberapa fitur terbaru yang dimiliki WhatsApp misalnya, menghapus pesan otomatis yang diterima dan dikirim setelah tujuh hari, serta menjawab chat (reply) dalam percakapan agar komunikasi lebih mudah dipahami.

Sementara Telegram, bisa dibilang memiliki lebih banyak fitur dibanding WhatsApp maupun Signal. Misalnya saja grup yang bisa menampung hingga 200.000 anggota. Masih kurang? Telegram menyediakan channel, semacam grup percakapan yang bisa diikuti siapa pun.

Di dalam grup juga ada beberapa fitur pendukung, seperti polling, kuis, hashtag, bots, dan masih banyak lagi. Untuk berkirim file, telegram lebih unggul dibanding WhatsApp, karena memungkinkan pengiriman file hingga 1,5 GB.

Bahkan dalam pembaruannya, pengguna bisa menyimpan file yang diunduh ke penyimpanan eksternal. Ada pula fitur lain seperti menjadwalkan pesan, mengganti tema, live location, dan tentu saja, Secret Chat yang tidak ada di aplikasi perpesanan lain.

Beberapa kekurangan Telegram adalah tidak adanya fitur video call dan story.

Bagaimana dengan Signal? Kekayaan fitur mungkin menjadi kelemahan Signal. Aplikasi ini menekankan kemudahan dan keamanan, sehingga fitur-fitur di dalamnya, lebih banyak terkait dengan privasi.

Seperti pesan yang hilang, blokir screenshot, tidak adanya status online, maupun sedang mengetik, serta pesan yang akan terhapus otomatis.

Ilustrasi aplikasi Telegram
Ilustrasi aplikasi Telegram (Ist)

Pesan hapus otomatis di Signal punya beberapa pilihan durasi, mulai dari 5 detik hingga 7 hari setelah pesan diterima dan dikirim. Pengguna juga bisa membuat grup, walaupun tidak bisa mengirmkan pesan secara masal (broadcast) seperti WhatsApp.

Ada satu fitur lagi yang cukup menarik yakni Note to Self. Fitur itu seperti catatan pribadi.
Bedanya dengan WhatsApp, pengguna tidak perlu menyimpan nomor lain untuk mengirimkan catatan ke diri sendiri. Fitur Note to Self tersedia langsung di Signal.

Fitur panggilan suara di Signal juga dilindungi, sehingga IP adress pengguna akan disembunyikan.

Signal juga menyediakan emoji dan stiker, tetapi jumlahnya lebih terbatas jika dibanding WhatsApp atau Telegram.

Kesimpulan

Bisa disimpulkan bahwa dari sisi kekayaan fitur, Telegram lebih unggul dibanding WhatsApp dan Signal.

Namun dari sisi keamanan dan privasi, Signal tidak tertandingi oleh dua aplikasi lainnya. Jadi, mana aplikasi yang menurut Anda paling menarik?

(Kompas.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Membandingkan Fitur dan Keamanan WhatsApp, Telegram, dan Signal"

Ikuti kami di
Editor: Vega Dhini Lestari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved