Breaking News:

5 Fakta Vaksin Covid-19 Sinovac, Disebut Tetap Miliki Efek Samping dari Ringan hingga Sedang

Vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, berikut 5 fakta vaksin Sinovac yang berdasarkan uji klinis tetap ada efek samping

TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Vaksinasi Covid-19 sudah dilaksanakan mulai 13 Januari 202.

Mulai hari ini, Rabu (13/1/2021), vaksin Covid-19 yang dikembangkan Sinovac, CoronaVac, mulai disuntikkan di Indonesia.

Presiden Joko Widodo yang kerap disapa Jokowi menjadi orang pertama yang disuntik vaksin Covid-19.

Proses penyuntikan vaksin dilakukan di Istana Kepresidenan, Jakarta, pukul 10.00 WIB tadi.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pun telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Sinovac agar bisa digunakan di Indonesia.

Berikut 5 fakta penting tentang vaksinasi Sinovac di Indonesia yang perlu diketahui:

Baca juga: Ramai Raffi Ahmad Divaksin Covid-19, Rafathar & Nagita Malah Salfok ke Penampilan, Soroti Perut

Baca juga: Ini Tanggapan Jokowi Soal Dokter Abdul Muthalib yang Gemetaran Saat Menyuntikkan Vaksin Covid-19

Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). Acara simulasi vaksinasi dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar.
Petugas medis menunjukkan contoh (dummy) vaksin covid saat simulasi vaksinasi Covid-19 yang dilakukan di RSI Jemursari, Kota Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/12/2020). Acara simulasi vaksinasi dihadiri Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa dan Ketua Umum MUI, KH Miftachul Akhyar. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

1. Efikasi vaksin 65,3 persen

Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM), Dr Ir Penny K Lukito mengumumkan bahwa mulai Senin (11/1/2021), vaksin Sinovac resmi kantongi izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA). Dia menyatakan efikasi vaksin Sinovac 65,3 persen.

Dikeluarkannya izin vaksin Covid-19 Sinovac ini berdasarkan data hasil pemantauan dan analisis dari uji klinik yang dilakukan di Indonesia dan juga mempertimbangkan data hasil uji klinik yang dilakukan di negara Brasil dan Turki.

Penny mengatakan bahwa dari data hasil uji yang berhasil dianalisis ternyata menunjukkan vaksin Covid-19 Sinovac memiliki kemampuan pembentukan antibodi dalam tubuh.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Talitha Desena
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved