Breaking News:

Mengapa Ibu Hamil dan Menyusui Bukan Prioritas Vaksinasi Covid-19? Ternyata Ini Alasannya

Mengapa ibu hamil dan menyusui tidak menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19 Sinovac? Simak penjelasan Dinda Derdameisya, SpOG.

Pregnancy & Baby
Ilustrasi ibu hamil 

Dengan menciptakan populasi yang memiliki antibodi yang baik, diharapkan virus tidak mendapatkan inang.

"Sama seperti penyakit cacar dan flu juga begitu. Sistem imun orang-orang di sekitarnya dibagusin supaya virus tidak punya tempat untuk hidup karena semuanya kebal terhadap virus," jelasnya.

Di samping itu, Dinda juga mengingatkan agar orang-orang yang sudah vaksinasi Covid-19 untuk tetap menerapkan protokol kesehatan.

Sebab, vaksinasi membutuhkan waktu untuk membangun sistem imun yang kuat dan mencegah transmisi penularan virus yang mematikan ini.

Baca juga: Dijadwalkan Masuk Pertengahan 2021, Komitmen Pembelian Vaksin Pfizer-Biotech Disebut Belum Final

Baca juga: Benarkah Penolak Vaksin Covid-19 Dapat Sanksi Pidana? Pengamat Hukum Sebut Terlalu Berlebihan

Perlukah Persiapan saat Akan Menerima Vaksin Covid-19?

Pemberian vaksin di Indonesia sudah dilakukan secara bertahap, sejak Presiden Joko Widodo disuntik vaksin pada Rabu 13 Januari lalu.

Kita pun menjadi penasaran dan menunggu giliran untuk divaksin. Namun, ada kekhawatiran dan keraguan pada beberapa orang mengenai keampuhan vaksin dalam membantu tubuh memerangi virus corona.

Selain itu ada juga pertanyaan apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum tubuh mendapat suntikan vaksin Covid-19.

Faktanya, kita tidak memerlukan persiapan apa pun sebelum disuntik vaksin, menurut dokter spesialis penyakit paru Jafar Abunasser, MD.

Abunasser merupakan salah satu dokter yang sudah diberi suntikan vaksin Covid-19. Ia menyebut kita tidak membutuhkan persiapan, seperti meminum obat pereda nyeri.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Vega Dhini Lestari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved