Breaking News:

Mengapa Ibu Hamil dan Menyusui Bukan Prioritas Vaksinasi Covid-19? Ternyata Ini Alasannya

Mengapa ibu hamil dan menyusui tidak menjadi prioritas penerima vaksin Covid-19 Sinovac? Simak penjelasan Dinda Derdameisya, SpOG.

Pregnancy & Baby
Ilustrasi ibu hamil 

"Beberapa orang bertanya, 'apakah kita harus minum obat sebelumnya untuk mencegah alergi atau demam?' Jawabannya adalah tidak," sebut Abunasser.

"Ini (vaksin Covid-19) tidak berbeda dengan vaksin lainnya. Anda dapat memantaunya setelah Anda divaksin."

Namun, dia menganjurkan kita untuk berkonsultasi dengan dokter tentang adanya pengaruh pada alergi yang kita punya sebelum divaksin.

"Jika dijadwalkan untuk mendapatkan vaksin, Anda tidak perlu apa pun, tetapi ada beberapa tindakan pencegahan yang harus dilakukan," tutur dia.

"Misalnya, jika menggunakan pengencer darah, Anda harus memberi tahu penyedia layanan kesehatan sehingga dapat mempersiapkan langkah untuk menghindari pendarahan berlebih dari jarum suntik."

"Jadi secara umum, cek pengobatan dan kondisi kesehatan Anda dengan dokter untuk memastikan semua itu tidak akan mengganggu proses pemberian vaksin," tambahnya.

Orang dengan alergi tertentu, kata Abunasser, juga bisa mendapat vaksin Covid-19.

Namun, jika kita belum yakin akan kemungkinan alergi dari bahan-bahan yang terkandung dalam vaksin, bicarakan dengan dokter atau pakar kesehatan lainnya.

"Alergi apa pun, seperti alergi serbuk bunga atau alergi kacang bukanlah kontraindikasi untuk mendapatkan vaksin," katanya.

"Bicarakan apa yang Anda cemaskan dengan dokter, karena dokter dapat mengetahui riwayat penyakit Anda dari catatan atau tes. Dokter akan memeriksa untuk melihat apa ada bahan vaksin yang memengaruhi kondisi Anda."

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Vega Dhini Lestari
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved