Breaking News:

Petugas Dinsos Pekalongan Dianggap Persulit Korban Banjir, Asyik Karaoke, Ganjar Pranowo Bertindak

Fakta petugas dinsos Pekalongan dianggap persulit korban banjir yang minta bantuan, Ganjar Pranowo bertindak.

Tribun Jateng/Indra Dwi Purnomo
Warga menutup akses jalan menggunakan bambu yang akan masuk ke Dukuh Ringinpitu. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Fakta petugas dinas sosial Pekalongan dianggap persulit korban banjir yang ingin minta bantuan, malah kedapatan asyik karaoke. Ganjar Pranowo ambil tindakan.

Warga korban banjir di Pekalongan, Jawa Tengah, mengeluhkan layanan yang diberikan Dinas Sosial setempat.

Pasalnya, di tengah kondisi darurat pangan saat banjir merendam rumah warga, mereka justru merasa dipersulit untuk mendapatkan bantuan.

Ironisnya lagi, saat perwakilan warga sudah bersusah payah menerjang banjir untuk meminta bantuan itu justru para petugas sedang asyik berkaraoke.

Kisah itu viral di media sosial setelah diposting oleh warganet bernama Eko di media sosial.

Isi postingan

Eko yang menggunakan nama akun Mamase Eko tersebut menceritakan kisah itu di grup Facebook Pekalongan Info.

Baca juga: VIRAL Petugas Malah Karaoke saat Korban Banjir Pekalongan Minta Bantuan, Kadinas Sebut Lepas Penat

Baca juga: 5 Potret Hari Pertama Jateng di Rumah Saja, Diterjang Banjir hingga Keluyuran Langsung Swab Test

Sejumlah warga Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berjalan menerjang banjir di wilayah tersebut, Selasa (16/1). Selain di Tirto, dampak banjir juga antara lain dirasakan warga Kelurahan Pasirkratonkramat, Pekalongan Barat. Hujan deras disertai petir pada Minggu dan Senin (14-15/1/2018) malam menyebabkan Kali Bremi meluap. Kompas/Aditya Putra Perdana (DIT) 16-01-2018
Sejumlah warga Kelurahan Tirto, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, berjalan menerjang banjir di wilayah tersebut, Selasa (16/1). Selain di Tirto, dampak banjir juga antara lain dirasakan warga Kelurahan Pasirkratonkramat, Pekalongan Barat. Hujan deras disertai petir pada Minggu dan Senin (14-15/1/2018) malam menyebabkan Kali Bremi meluap. Kompas/Aditya Putra Perdana (DIT) 16-01-2018 (KOMPAS/ADITYA PUTRA PERDANA)

Hingga Rabu (10/2/2021) pukul 19.00 WIB, postingan tersebut telah mendapat 7722 komentar dan dibagikan sebanyak 1.289 kali.

Adapun isi postingan itu sebagai berikut:

"Hari Minggu malam kami datang ke dinsos dg Pak RT dan Pak RW menerjang banjir menggunakan Tossa untuk meminta bantuan bagi warga di 4 RT di Krapyak, sampe di sana dibilangin bahw astok habis, terus kami bilang bahwa sepertinya di dalam masih ada sisa 5 karung beras (padahal kita menduga saja) tiba2 oknum petugas gelagapan dan akhirnya menemui rekannya, lalu rekannya datang dengan alasan yang beda, dia minta surat2 yang sudah kami bawa.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved