Breaking News:

Penanganan Covid

WHO Sebut Asal-usul Covid-19 Mungkin dari Hewan, Tegaskan Bukan dari Kebocoran Laboratorium

Studi WHO di China tentang asal-usul Covid-19 mengungkapkan penularan virus dari kelelawar ke manusia melalui hewan adalah skenario paling mungkin.

Editor: Candra Isriadhi
Freepik/user15285612
Wanita memakai masker untuk mencegah penularan virus corona (Ilustrasi) 

Para peneliti membuat daftar empat skenario dalam urutan kemungkinan.

Mereka menyimpulkan bahwa penularan melalui hewan kedua sangat mungkin terjadi.

Mereka mengevaluasi kemungkinan penyebaran langsung dari kelelawar ke manusia, dan mengatakan bahwa penyebaran melalui produk makanan "rantai dingin" itu mungkin tetapi tidak mungkin.

Kerabat terdekat dari virus yang menyebabkan Covid-19 telah ditemukan pada kelelawar, yang diketahui membawa virus corona.

Namun, laporan tersebut mengatakan bahwa "jarak evolusi antara virus kelelawar ini dan SARS-CoV-2 diperkirakan beberapa dekade, menunjukkan adanya mata rantai yang hilang."

Dikatakan bahwa virus yang sangat mirip telah ditemukan di trenggiling, tetapi juga dicatat bahwa cerpelai dan kucing rentan terhadap virus COVID, yang menunjukkan bahwa mereka bisa menjadi pembawa.

Peter Ben Embarek
Gambar selebaran ini diambil dan dirilis pada 12 Februari 2021 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan pemimpin misi Wuhan Peter Ben Embarek menyampaikan sambutan selama konferensi pers pada 12 Februari 2021 di Jenewa. Kepala Organisasi Kesehatan Dunia mengatakan pada 12 Februari 2021 bahwa semua hipotesis tentang asal-usul pandemi Covid-19 tetap ada di atas meja setelah penyelidikan WHO di China.

Laporan itu sebagian besar didasarkan pada kunjungan tim ahli internasional WHO ke Wuhan , kota di China tempat Covid-19 pertama kali terdeteksi, dari pertengahan Januari hingga pertengahan Februari 2020.

Peter Ben Embarek, ahli WHO yang memimpin misi Wuhan, mengatakan pada hari Jumat bahwa laporan tersebut telah diselesaikan dan sedang diperiksa fakta dan diterjemahkan.

"Saya harapkan dalam beberapa hari ke depan seluruh proses itu sudah selesai dan bisa kita rilis ke publik," ujarnya.

Catatan Redaksi:

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved