Breaking News:

DIDERA Isu Menteri Paling Layak Digusur Jokowi, Menkumham Yasonna Laoly Akhirnya Bereaksi: Lihatlah!

Makin kencang didera isu menteri paling layak di-reshuffle Presiden Jokowi, Menkumham Yasonna H Laoly akhirnya bereaksi.

Kompas.com
Menkumham, Yasonna Hamonangan Laoly tak mau ambil pusing isu reshuffle kabinet. Ia berpedemoman kerja, kerja, kerja! 

"Setahu saya pak menteri bekerja seperti biasa , tidak terpengaruh dengan wacana reshuffle kabinet, termasuk yang menyebut dirinya layak di reshuffle,"kata Staf Khusus Menkumham Yasonna H Laoly, Ian P Siagian kepada wartawan Kamis (15/4/2021).

Menurut Siagian, Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) saat ini sedang fokus mensosialisasikan UU Nomor 11/2020 tentang Cipta Kerja ke semua pemangku kepentingan termasuk sektor swasta.

Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin serta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju
Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin serta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju (Sekretariat Kabinet)

UU ini merupakan prioritas pemerintah, supaya semua kendala dalam hal peningkatan investasi bisa teratasi.

Karena itu, menurut Siagian, Menteri Yasonna tetap bekerja menjalankan tanggung jawabnya memimpin Kemenkumham di tengah wacana reshuffle kabinet.

"Pak Yasonna fokus pada tugas-tugasnya, kerja, kerja, kerja, tak ambil pusing karena namanya sering disebut menteri yang paling layak di reshuffle," ucap Siagian.

Ia menegaskan, reshuffle atau perombakan kabinet adalah sesuatu yang biasa.

Lebih penting lagi reshuffle merupakan hak prerogatif presiden, yang tak bisa diintervensi oleh siapa pun.

"Kita kan sama-sama tahu, yang punya wewenang menunjuk atau memberhentikan seorang menteri adalah presiden.

"Jadi, semua menteri ini termasuk Menkumham tegak lurus dengan hak prerogatif tersebut," tegasnya.

Lembaga survei sendiri mempublikasikan kinerja Yasonna yang dianggap mengecewakan publik.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved