Breaking News:

Penanganan Covid

Penerima Vaksin Pfizer di Israel Alami Miokarditis, Peradangan Jantung, Ini Penjelasannya

Kementerian Kesehatan Israel menyatakan tengah menyelidiki beberapa kasus miokarditis, atau radang jantung, pada orang yang menerima vaksin Covid-19.

freepik.com
Ilustrasi vaksin (freepik.com) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kementerian Kesehatan Israel menyatakan tengah menyelidiki beberapa kasus miokarditis, atau radang jantung, pada orang yang menerima vaksin Covid-19 dari Pfizer.

Dilansir Newsweek, belum jelas apakah jumlah kasus miokarditis yang terjadi lebih tinggi dari yang diprediksi pada populasi umum, atau apakah kasus tersebut terkait dengan vaksin, menurut Nachman Ash, koordinator respons pandemi Israel.

Ash menambahkan: "Kementerian Kesehatan saat ini sedang memeriksa apakah ada kelebihan morbiditas (tingkat penyakit) dan apakah itu dapat dikaitkan dengan vaksin," lapor Reuters pada hari Minggu (25/4/2021).

Sebagaimana dikutip dari Tribunnews Apa Itu Miokarditis? Peradangan Jantung yang Dialami Beberapa Penerima Vaksin Pfizer di Israel, Ash mengatakan ada "puluhan insiden" dari lebih dari 5 juta orang yang telah divaksinasi penuh di negara itu.

Total populasi Israel hanya sekitar 9,3 juta.

Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Pfizer-BioNtech COVID-19 di klinik keliling dekat Moshav Dalton di Israel utara pada 22 Februari 2021.
Seorang petugas kesehatan menyiapkan dosis vaksin virus corona Pfizer-BioNtech COVID-19 di klinik keliling dekat Moshav Dalton di Israel utara pada 22 Februari 2021. (JALAA MAREY / AFP)

Menurut laporan kementerian kesehatan yang bocor, ada 62 kasus miokarditis yang tercatat pada penerima vaksin, The Times of Israel melaporkan, mengutip outlet berita TV Israel Channel 12.

Sebagian besar kasus diduga berkembang setelah vaksinasi kedua.

Baca juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Para Miliader di India Pilih Kabur, Tarif Sewa Jet Pribadi Naik Drastis!

Baca juga: Duka New Delhi India, Setiap 5 Menit 1 Orang Warganya Meninggal karena Covid-19

Sebagian besar terjadi pada pria di bawah umur 30 tahun.

Pfizer mengatakan kepada Reuters bahwa mereka mengetahui adanya penyelidikan itu.

Mereka menambahkan:

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved