Breaking News:

Penanganan Covid

Pengiriman Terlambat, Menlu Retno Marsudi Sebut Pemerintah Berupaya Agar Vaksin Covid-19 Tercukupi

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa pemerintah berupaya keras agar vaksin Covid-19 tercukupi.

JUSTIN TALLIS / AFP
Ilustrasi vaksin Covid-19 dari Universitas Oxford dan AstraZeneca, diambil pada 17 November 2020. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan bahwa pemerintah berupaya keras agar vaksin Covid-19 tercukupi.

Upaya keras dilakukan karena kebutuhan dunia terhadap vaksin meningkat karena melonjaknya kasus Covid-19 di sejumlah negara.

"Keadaan baru ini mengharuskan pemerintah Indonesia bekerja lebih keras agar ketersediaan vaksin yang aman bagi rakyat Indonesia dapat tercukupi," kata Retno saat menyambut kedatangan Vaksin AstraZeneca di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin malam, (26/4/2021).

Retno mengatakan bahwa saat ini terjadi pelambatan pengiriman vaksin diseluruh dunia karena adanya lonjakan ketiga Covid-19 yang dipicu munculnya varian baru virus Corona.

Pemerintah Indonesia terus melakukan diplomasi agar pengiriman vaksin ke Indonesia tidak terhambat meskipun kebutuhan akan vaksin dunia meningkat.

"Siang dan malam kita terus melakukan diplomasi agar kebutuhan vaksin kita tercukupi," katanya.

Program vaksinasi di Indonesia kata Retno terus berjalan dan terus ditingkatkan. Indonesia kata dia merupakan negara dengan jumlah terbesar ketiga di Asia yang telah melakukan vaksinasi Covid-19, setelah RRT dan India.

Baca juga: Penerima Vaksin Pfizer di Israel Alami Miokarditis, Peradangan Jantung, Ini Penjelasannya

Baca juga: KABAR GEMBIRA, Vaksin Sinovac & AstraZeneca akan Tiba di Indonesia Dalam Waktu Dekat

Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi
Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi (kemlu.go.id)

"Program vaksinasi harus terus kita dukung dan jalankan. Ini Tentunya bukan sebuah ikhtiar yang mudah, dan ikhtiar ini akan terus kita lakukan," pungkasnya.

Sebagaimana TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.com berjudul : Menlu: Siang-malam Pemerintah Lakukan Diplomasi Agar Vaksin Covid-19 Indonesia Tercukupi, sebelumnya 3,8 Juta Vaksin AstraZeneca tiba di Indonesia pada Senin malam, (26/4/2021).

Vaksin tersebut merupakan pengiriman ke dua, dari hasil kerjasama multilateral pemerintah Indonesia dengan GAVI (Global Alliance for Vaccine and Immunization).

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved