Tanya Jawab Islam
HUKUM Lanjut Tidur Setelah Sholat Subuh, Benarkah Menghambat Rezeki? Buya Yahya Beri Penjelasan
Penjelasan Buya Yahya mengenai hukum lanjut tidur setelah melaksanakan sholat subuh.
Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Kita mungkin pernah berada di situasi dimana kita lalai menjalankan sholat Subuh karena bangun kesiangan.
Baca juga: Benarkah Orang Meninggal Bisa Mendengar Percakapan Orang yang Masih Hidup? Ini Kata Buya Yahya
Baca juga: Benarkah Orang yang Meninggal Akibat Covid-19 Termasuk Mati Syahid? Begini Penjelasan Buya Yahya

Seperti diketahui, ada larangan sholat bila matahari telah muncul.
Lantas, bagaimana hukumnya menjalankan sholat Subuh kesiangan ?
Apakah sholat Subuh kesiangan termasuk dosa?
Buya Yahya pernah memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu terlihat di video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 29 Agustus 2016.
Sebelumnya, seseorang mengungkapkan dirinya pernah ketiduran hingga akhirnya bangun kesiangan untuk menjalankan sholat Subuh.
Ia lantas bertanya apakah hal itu termasuk dosa.
Buya Yahya pun menegaskan hal tersebut tidak termasuk dosa.
Jika orang ketiduran dan bangun kesiangan untuk sholat Subuh, maka hal itu diperbolehkan dan tidak dosa.
Baca juga: Bagaimana Jika Suami Rajin Beri Jatah Uang ke Ibu Tapi Itung-itungan ke Istri? Ini Kata Buya Yahya
Baca juga: Bagaimana Jika Suami Sengaja Menyembunyikan Uang dari Istri? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

"Jika ada seorang pulang bepergian jam 1 malam kemudian ketiduran sampai bangun jam 7, dia tidak dosa," ujar Buya Yahya.
"Termasuk uzur-nya orang meninggalkan sholat, jadi kalau orang lupa waktu kemudian tidak sholat, tidak dosa," imbuhnya.
Asalkan ketiduran tersebut tidak menjadi kebiasaan, menjalankan sholat Subuh kesiangan tidak termasuk dosa.
"Sama orang yang tidur, asalkan tidurnya sebelum waktunya," ungkap Buya Yahya.
"Kalau tidur sebelum waktunya dan tidak menjadi kebiasaan, kalau kebiasaan namanya kurang ajar itu," lanjutnya.
Baca juga: Bayar Utang Riba Atau Berinfaq ke Keluarga, Mana yang Didahulukan? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat