Dokter Pembakar Bengkel yang Tewaskan Kekasih serta Keluarga Terancam Hukuman Mati, Sempat Cekcok
Dokter muda, MA pelaku pembakaran bengkel motor di Jalan Cemara Raya, Cibodas, Kota Tangerang, Banten kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
Penulis: Listusista Anggeng Rasmi
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Reporter: Listusista Anggeng Rasmi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dokter muda, MA pelaku pembakaran bengkel motor di Jalan Cemara Raya, Cibodas, Kota Tangerang, Banten kini telah ditetapkan sebagai tersangka.
MA tega membakar bengkel milik kekasihnya hingga menewaskan satu keluarga yang tediri tiga orang pada Jumat (6/7/2021).
Tiga orang tersebut merupakan kekasih dari MA dan kedua orangtuanya.
Sedangkan dua orang berhasil selamat dari insiden kebakaran itu.
Ia merupakan adik dari LE, yani ME (22) dan NA (21).
Polisi telah mengamankan beberapa barang bukti, yakni sisa bensin yang belum terpakai, pakaian korban, tes kehamilan tersangka dan mobil milik tersangka.
Baca juga: Pembakar Driver Ojol di Brebes Ternyata Penjual Pecel Lele, Pelaku Terinsipirasi YouTube: Pakai Daun
Baca juga: Fakta Dokter Bakar Rumah Tewaskan Pacar & Calon Mertua, Sudah Hamil Tapi Tak Dapat Restu Nikah
Resmi jadi tersangka, MA pun terancam hukuman mati atau dua puluh tahun penjara.
Hukuman itu dibeberkan oleh Kapolsek Jatiuwung, Kompol Zazali Hariyono yang dikutip dari tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Rabu (11/8/2021).
"Untuk peristiwa kebakaran di Jalan Cemara Raya Cibodas Jatiuwung tadi malam kita tetapkan setelah melalui sarana gelar kemudian kita tetapkan terhadap pacar salah satu korban itu tetapkan sebagai tersangka," kata Zazali, dikutip dari Tribunnews.
MA yang berprofesi sebagai seorang dokter umum di Tangerang saat ini tengah hamil.
Ia mulanya ingin meminta pertanggungjawaban kekasihnya (LE).
Tersangka meminta untuk dinikahi sang kekasih yang tewas dalam insiden kebakaran bengkel itu.
Namun berdasarkan pengakuan MA, orangtua kekasihnya (ED dan LI) tak memberi restu.
Hal itulah yang membuat MA sakit hati.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/mery-anastasi-pelaku-kebakaran-maut.jpg)