Breaking News:

Diperiksa 9 Jam Atas Dugaan Penipuan CPNS, Anak Nia Daniaty Ngaku Masuk Angin dan Ingin Pulang

Diperiksa 9 jam atas dugaan penipuan CPNS, anak Nia Daniaty ngaku masuk angin dan ingin pulang.

Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews.com
Olivia Nathania, anak Nia Daniaty, didampingi pengacaranya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (11/10/2021) malam. 

Bahkan kerugian yang dialami korban yang ditipu ditaksir mencapai Rp 9,7 miliar lebih.

"Ini ada 225 orang ditipu dengan jumlah kerugian ditaksir mencapai Rp9,7 Miliar lebih.

Modusnya mengiming-imingi korban untuk diloloskan mengisi kekosongan jabatan di beberapa instansi karena terlapor mengaku memiliki link di BKN," ujar Odie kepada awak media.

Menanggapi tudingan tersebut, Olivia Nathania buka suara.

Rafly N Tilaar, menantu Nia Daniaty, suami Ovilia Nathania
Rafly N Tilaar, menantu Nia Daniaty, suami Ovilia Nathania (Tribunnews.com)

Berikut deretan klarifikasinya:

1. Syok dan membantah

Didampingi kuasa hukumnya, Susanti Agustina, Olivia Nathania membantah tudingan melakukan penipuan.

"Saya dan suami saya sama sekali tidak melakukan (penipuan)," tegas Olivia Nathania dalam jumpa persnya di kawasan Fatmawati, Jakarta Selatan, Kamis (30/9/2021).

Olivia Nathania kaget dan juga tak menyangka dirinya menjadi sorotan terkait pemberitaan kasus ini.

"Tanggapannya cukup syok dan kaget pasti. Ya yang pastinya terganggu ya dengan pemberitaan ini," kata Olivia Nathania, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari Tribunnews.

2. Buka tempat les

Lanjut memberikan keterangan, Olivia Nathania mengaku membuka usaha tempat les bagi mereka yang hendak mengikuti tes CPNS.

"Memang saya membuka tempat les untuk masuk CPNS," tambah Oi, sapaan akrabnya.

Kendati demikian, Olivia Nathania membantah tuduhan penipuan dan penggelapan dengan iming-iming lolos tes CPNS.

Untuk mengikuti les masuk CPNS, Olivia Nathania mematok bayaran sebesar Rp 25 juta.

"Ini tempat les ya, bisa dicek ada tempatnya, pengajarnya ada, saya menerima uang dari les itu sebesar Rp 25 juta per orang," ucapnya.

"Dengan nilai buat apa ya wajar saya ada untung. Rp 25 juta buat pengajar, sewa tempat, dan lain-lain," sambungnya.

Akui membuka tempat les masuk CPNS, Olivia Nathania menegaskan bahwa ia tak pernah melakukan perekrutan dan bujuk rayu dengan iming-iming lolos tes CPNS.

3. Sebut pelapor yang rayu korban

Pengacara Olivia Nathania, Susanti Agustina, menyebut pelapor justru yang melakukan bujuk rayu kepada korban.

Seperti yang diketahui, kedua pelapor yakni Pak Karnu dan Agustin.

"Kami luruskan, pelapor bernama pak Karnu dan korban Agustina ini adalah yang mengajak orang-orang masuk ke tempat les yang dimiliki oleh Oi," ucap Susanti Agustina.

"Ya mereka mengiming-imingi bisa masuk dan lolos menjadi CPNS," tambahnya.

Lebih lanjut, Olivia Nathania juga menegaskan kalau Agustin bukanlah korban.

Olivia Nathania menyebut kalau Agustin lah yang merekrut orang-orang.

Bahkan istri Rafly N Tilaar ini mengatakan kalau ia tak pernah bertemu langsung dengan orang-orang yang disebutkan oleh Agustin.

"Jadi saya jelaskan Ibu Agustin bukan korban. Melainkan dia yang merekrut orang orang tersebut. Saya tidak pernah bertemu langsung dengan orang orang yang dia sebutkan," jelas Olivia Nathania.

"Semua dilakukan oleh pak Karnu sebagai pelapor dan ibu Agustin yang mengaku korban. Saya kenal dengan Ibu Agustin, dia yang mengajak semuanya," jelasnya.

Olivia Nathania juga membeberkan kalau Agustin membuka harga untuk mereka yang mau les sebesar Rp 40 juta - 50 juta.

Lagi-lagi ia meneghaskan bahwa dirinya tak pernah melakukan bujuk rayu seperti yang dituduhkan oleh Agustin.

"Saya tidak pernah bertemu dengan 225 orang korban dan melakukan bujuk rayu," sambungnya.

4. Punya bukti

Untuk memastikan kebenaran pernyataannya, Olivia Nathania mengklaim punya bukti.

Putri Nia Daniaty ini mengaku memiliki bukti transfer ke rekening atas nama Karnu.

Olivia Nathania tak ingin kasus ini melebar kemana-mana.

"Saya hanya bicara bukti biar kasus ini tidak kemana-mana," ujar Olivia Nathania.

"Ada bukti transfer yang masuk ke rekeningnya. Saya punya buktinya atas nama Karnu," timpalnya.

Baca juga: MODUS LOLOS PNS, Olivia Anak Nia Daniaty Diduga Tipu 200 Orang, Raup Rp 9 M, Palsukan Surat BKN?

Baca juga: KASUS Olivia Nathania Anak Nia Daniaty, Penipuan Jadi PNS, Penggelapan Uang hingga Tak Bayar Cicilan

5. Bantah suami terlibat

Sebelumnya disebutkan bahwa suami Olivia Nathania, Rafly N Tilaar terlibat dalam kasus ini.

Hal tersebut dibantah oleh Olivia Nathania.

"Saya tidak pernah melakukan. Apalagi suami saya, sama sekali tidak tahu menahu," kata Olivia Nathani.

"Ketika tercuat ke berita, dia baru tahu," sambungnya.

Rafly N Tilaar disebut tak terlibat karena sibuk bekerja di lembaga pemerintahan.

Namun nama Rafly N Tilaar terseret lantaran ada bukti transferan uang yang masuk ke rekeningnya.

"Tapi transferan benar ke rekening Rafli dari atm, buku tabungan, dan mbangking ada di saya," ucapnya.

Wanita yang akrab disapa Oi ini pun menjelaskan mengapa rekening sang suami bisa disalahgunakan dalam kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan pemalsuan surat CPNS ini.

"Saat itu saya statusnya masih pacaran sama Rafly dan memang berniat mau menikah. Nah saat pacaran ATM di saya hal biasa dan saya pikir tidak berdampak seperti ini karena saya punya tempat les. Ternyata dilakukan berulang kali," jelasnya.

"Tapi, Rafly tidak tahu menahu sama sekali, saya bingung kenapa Rafly dilaporkan," tambahnya.

(TribunnewsMaker.com/Candra/Ninda)

Artikel lain terkait Olivia Nathania klik di sini.

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved