Breaking News:

Cerita Viral

MENAKUTI Tetangga dengan Berpakaian Seperti Hantu, Wanita Bernasib Tragis, Nyawa Melayang karena Ini

Semua berawal ketika wanita yang tak disebutkan identitasnya ini berpakaian seperti hantu untuk menakuti tetangganya.

Penulis: ninda iswara
Editor: galuh palupi
Wikimedia/William Neuheisel via Creative Commons
Ilustrasi hantu wanita 

Namun yang ia pikir, rasa sakit tersebut akibat cakaran kucing.

Baca juga: VIRAL Wanita Dandani Semangka, Hasilnya Bikin Netizen Melongo, Kaum Hawa Mendadak Insecure!

Baca juga: VIRAL Moge Terbakar di Jalur Bromo, Pengendara Selamat dari Kobaran Api, Polisi: Sudah Dievakuasi

Pria yang bekerja sebagai teknisi listrik itu pun mengabaikan rasa sakit itu.

Ia bahkan tidak mengetahui ada peluru yang menembus tubuhnya.

Peluru itu pun melewati bagian bawah tulang rusuknya.

Ilustrasi penjualan senjata
Ilustrasi penjualan senjata (TribunPalembang/ Istimewa)

Dilansir dari The Sun, pria berusia 35 tahun tersebut sedang tidur bersama tiga rekannya.

Mereka terlelap setelah memeriksa dugaan korsleting listrik di Rajasthan, utara India.

Saat Nemi tertembak, tiga temannya sama sekali tidak mendengar suara tembakan.

Setelah tujuh jam, temannya baru sadar menemukan selongsung peluru di lantai.

Temuan tersebut menandakan rasa sakit Nemi bukan dari cakaran kucing.

Pria 35 tahun tersebut kemudian ke rumah sakit.

Ia kemudian mendapatkan pemeriksaan dengan sinar X.

Untungnya, dari hasil pemeriksaan, peluru tersebut tidak mengenai organ vitalnya.

Pada Jumat pagi waktu setempat (17/9/2021), Nemi segera menjalani operasi.

Potongan video yang diunggah dokter di Rajasthan, India, menunjukkan mereka berusaha mengeluarkan peluru dari seorang pria. Nemi Chand ditembak ketika sedang tidur. Tapi, dia mengira rasanya seperti dicakar kucing.
Potongan video yang diunggah dokter di Rajasthan, India, menunjukkan mereka berusaha mengeluarkan peluru dari seorang pria. Nemi Chand ditembak ketika sedang tidur. Tapi, dia mengira rasanya seperti dicakar kucing. (JAM PRESS via The Sun)

Ia menggunakan anaestesi umum untuk mengeluarkan pelurunya.

Tim bedah sedikit kesulitan untuk mengeluarkan peluru tersebut.

Setelah melakuakn operasi, Dokter bedah ortopaedi Vardharam Dewasi dan Dr Narseeram melakukan pencegahan agar tidak terjadi infeksi.

Kemudian kasus ini sampai ke pihak kepolisian.

Kepolisian Raniwara menyatakan, mereka melaporkan kasus tersebut sebagai upaya pembunuhan dan menggelar penyelidikan.

(TribunNewsmaker.com/Ninda/Nafis)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved