Breaking News:

JADI Calon Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa Harus Jawab Beberapa Soal dari DPR, Ini Bocorannya

Tak mudah, ini soal tes yang harus dijalani KSAD Andika Perkasa untuk bisa jadi Panglima TNI. Simak ini bocorannhya.

Editor: octaviamonalisa
TRIBUNNEWS/ IRWAN RISMAWAN
Jenderal TNI Andika Perkasa calon tungga Panglima TNI yang baru 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Untuk menjadi Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa wajib menjalani beberapa tes yang diberikan oleh DPR RI.

Menjadi calon tunggal Panglima TNI, KSAD Andika Perkasa wajib menjalani fit dan proper test dari anggota DPR RI.

Salah satunya, Komisi I DPR RI akan menanyakan beberapa hal pada KSAD Andika Perkasa.

Christina Aryani, anggota komisi I DPR RI lantas membocorkan beberapa soal tes yang bakal diberikan pada KSAD Andika Perkasa sebagai calon tunggal Panglima TNI.

"Soal isu keamanan di Papua, isu-isu seputar keamanan laut, dan tentu saja implementasi dari wacana penghapusan tes keperawanan untuk calon prajurit TNI," kata Aryani dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Kamis (4/11/2021).

Terkait teknis fit and proper test, Legislator Partai Golkar itu mengatakan Komisi I tengah menunggu penugasan dari Bamus untuk mulai menjalankan proses fit and proper test terhadap Jenderal Andika yang nantinya akan melalui beberapa tahapan.

Baca juga: TERKUAK Alasan Jokowi, Tunjuk KSAD Andika Perkasa Calon Tunggal Panglima TNI, Bisa Penuhi Syarat Ini

Baca juga: KEKAYAAN Capai Rp179 M, KSAD Jenderal Andika Perkasa Punya Tanah di Amerika Serikat, Ini Daftarnya

KSAD Andika Perkasa pastikan oknum TNI pelaku pembakaran Polsek Ciracas dipecat dan wajib ganti rugi
KSAD Andika Perkasa pastikan oknum TNI pelaku pembakaran Polsek Ciracas dipecat dan wajib ganti rugi (YouTube Kompas TV)

"Merujuk praktik sebelumnya akan ada proses verifikasi administrasi, verifikasi faktual, uji kelayakan dan kepatutan, serta rapat pleno pengambilan keputusan.

Hasil pleno selanjutnya akan dibawa ke Rapat Paripurna DPR-RI," tambah Aryani.

"Persetujuan DPR terhadap calon Panglima yang diusulkan akan disampaikan kepada Presiden paling lambat 20 hari sejak permohonan persetujuan kami terima, yakni 3 November 2021," katanya.

Lebih lanjut, Aryani mengatakan bahwa penunjukan Jenderal Andika membawa angin segar bagi TNI ke depannya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved