Breaking News:

ARMADA Tempur Rusia Canggih, Tapi Gagal Taklukkan Ukraina, Putin Diolok-olok 'Cuma Macan Kertas!'

Militer Rusia dan Vladimir Putin jadi jadi bahan olok-olok. Armada tempur jauh lebih canggih tapi gagal taklukkan kota Kiev, ibukota Ukraina.

AFP/SONNY TUMBELAKA
Sejumlah pengunjuk rasa melakukan aksi demonstrasi menentang invasi Rusia ke Ukraina, di depan Konsulat Ukraina, Kota Denpasar, Bali, Selasa (1/3/2022). AFP/SONNY TUMBELAKA 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, MOSKOW - Armada tempurnya jelas jauh lebih canggih, nyatanya Rusia belum juga berhasil kuasai kota Kiev, ibukota Ukraina

Presiden Rusia Vladimir Putin dan bala tentara Rusia kini jadi olok-olok sejumlah pengamat.

Apalagi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ternyata malah berhasil menggalang dukungan internasional, termasuk dari Amerika Serikat.

Pamor Vladimir Putin kini terancam anjlok. "Ternyata militer Rusia cuma 'Macan Kertas' dan kertas itu kini sudah terbakar," ejek seorang pengamat. 

Begitulah faktanya. Di atas kertas, perang antara Rusia dan Ukraina bukanlah pertarungan yang adil.

Pada setiap metrik yang dapat diukur, mulai pasukan, kendaraan bersenjata, pesawat terbang, hingga rudal maupun artileri, Rusia unggul secara signifikan.

Moskow memiliki senjata yang lebih canggih, kapasitas superior di dunia maya, dan sejarah baru-baru ini tentang pengerahan kekuatan militer yang mumpuni.

Namun, setidaknya sejauh ini, perang belum berjalan sesuai keinginan Rusia.

Pasukan Rusia telah ditahan di luar Kyiv, ibu kota Ukraina.

Gambar selebaran yang dirilis di halaman Facebook Kementerian Dalam Negeri Ukraina pada 1 Maret 2022 menunjukkan asap setelah serangan rudal yang menargetkan pusat televisi ibukota Ukraina di Kyiv. (Photo by UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES / AFP)
Gambar selebaran yang dirilis di halaman Facebook Kementerian Dalam Negeri Ukraina pada 1 Maret 2022 menunjukkan asap setelah serangan rudal yang menargetkan pusat televisi ibukota Ukraina di Kyiv. (Photo by UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES / AFP) (Photo by UKRAINIAN INTERIOR MINISTRY PRESS SERVICES / AFP)

Rusia dinilai juga gagal untuk memenangkan kendali atas pusat populasi utama Ukraina lainnya.

Moskow sejauh ini belum mampu membangun superioritas udara.

Mereka bahkan gagal dalam tugas-tugas logistik dasar seperti memastikan kendaraan mereka memiliki bahan bakar yang cukup.

Ini kurang dari seminggu setelah invasi dan terlalu dini untuk membuat pernyataan pasti tentang bagaimana kampanye Rusia akan berakhir.

Tetapi konsensus di antara para ahli militer adalah bahwa invasi awal didasarkan pada lokasi strategis yang sangat cacat.

“Butuh waktu bagi saya untuk mencari tahu apa yang mereka coba lakukan karena itu terlihat sangat konyol dan tidak kompeten,” kata Michael Kofman, direktur studi Rusia di think tank CNA, di Twitter tentang kemajuan Rusia seperti dikutip dari Vox.com

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Tags:
Vladimir PutinRusiaUkrainaVolodymyr Zelensky
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved