PEMECATAN dr Terawan dari IDI Tuai Polemik, Bikin Dokter Takut Riset, Diduga Ditunggangi Politik
Diduga berbau politik hingga buat dokter takut lakukan riset, pemecatan dr Terawan Agus Putranto tuai polemik.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dipecatnya dr Terawan Agus Putranto dari keanggotaan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) kini tengah menjadi sorotan.
Sejumlah kritik dan polemik pun datang bergantian.
Berbagai macam dugaan di balik pemecatan kini juga bermunculan.
Diketahui, keputusan IDI merupakan rekomendasi dari Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) IDI.
Pelanggaran kode etik berat diduga menjadi penyebab Terawan dipecat dari IDI.
Hal itu berdasarkan surat edaran berkop surat Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) Pusat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) bernomor 0280/PB/MKEK/02/2022 yang diterima Tribunnews.com.
Dalam surat itu, MKEK Pusat IDI meminta kepada Ketua PB IDI segera melakukan penegakan keputusan MKEK berupa pemecatan tetap sebagai anggota IDI.
Baca juga: DISOROT Karena Pecat dr Terawan Kini Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tunjuk Ketua Umum Baru
Baca juga: CIPTAKAN Vaksin Nusantara, Eks Menteri Kesehatan Terawan Malah Diganjar Pemecatan Ikatan Dokter
Tertulis juga di dalamnya, dr Terawan dinilai melakukan pelanggaran etik berat (serious ethical misconduct) serta tidak melakukan itikad baik sepanjang 2018-2022.
Beredar kabar dugaan pelanggaran kode etik Terawan berkaitan dengan gagasannya tentang terapi cuci otak atau hingga Vaksin Nusantara.
Kabar pemecatan Terawan dari IDI pun mendapat protes dari sejumlah anggota DPR.
Segelintir politisi ramai-ramai mengkritik dan tidak terima atas keputusan IDI memberhentikan Terawan.
Pemecatan Terawan oleh IDI Diduga Berbau Politik
Salah satunya, Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ribka Tjiptaning.
Ribka menilai ada unsur politis dalam pemecatan dr Terawan.
Ribka yang juga berprofesi sebagai dokter mengaku tidak melihat ada sisi kesalahan yang dilakukan Terawan dari sisi dokter.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/terawan-agus-putranto-foto.jpg)