Breaking News:

PEMECATAN dr Terawan dari IDI Tuai Polemik, Bikin Dokter Takut Riset, Diduga Ditunggangi Politik

Diduga berbau politik hingga buat dokter takut lakukan riset, pemecatan dr Terawan Agus Putranto tuai polemik.

Tayang:
Editor: ninda iswara
Kolase TribunNewsmaker - Tribunnews/Kompas.com
Pemecatan dr Terawan dari IDI Tuai Polemik, Bikin Dokter Takut Riset, Diduga Ditunggangi Politik 

"Misalnya pun masalah DSA itu belum ada uji klinis di Indonesia, tetapi kesalahan Pak Terawan itu tidak ada," kata Ribka kepada Tribunnnews, Minggu (27/3/2022).

Justru, menurut Ribka, banyak dokter-dokter lain yang melakukan malapraktik dan lepas dari jeratan hukum.

"Bahkan masih banyak korbannya pasien atau masyarakat itu sendiri karena pembelaan MK. Karena ikatan teman sejawat itu seperti teman kandung," ungkapnya.

Terkait Digital Subtraction Angiography (DSA) yang dilakukan dr Terawan, Ribka mengatakan tidak pernah ada korban.

Jika mengenai Vaksin Nusantara, Ribka justru berpendapat itu hal yang bagus di tengah impor vaksin dari Tiongkok.

Baca juga: Soal Vaksin Nusantara, Terawan Sebut Dapat Digunakan untuk Menangkal Varian Baru Virus Corona

Baca juga: Eks Menkes Terawan Ungkap Alasan Kembangkan Vaksin Nusantara, Optimis Aman untuk Cegah Covid-19

Ribka Tjiptaning
Ribka Tjiptaning (Kolase TribunNewsmaker - YouTube DPR RI/Tribunnews)

"Pak Terawan jiwa nasionalismenya tinggi. Dia tetap percaya Indonesia bisa menciptakan vaksin sendiri, Vaksin Nusantara," katanya.

Itu artinya, lanjut dia, berdaulat di bidang kesehatan tinggi.

Trisakti yang dimiliki Terawan sangat kuat.

"Artinya berdaulat di bidang kesehatan itu sangat tinggi dengan keyakinan suatu saat kita bisa membuat vaksin," katanya.

Apalagi, lanjut Ribka, statemen Presiden Joko Widodo (Jokowi) semakin jelas bahwa Indonesia harus mencintai produk-produk dalam negeri.

"Jadi dengan adanya muktamar kemarin IDI, saya rasa ini suatu pelecahan terhadap Pak Jokowi. Masa sih salah satu menterinya Pak Jokowi dipecat IDI, itu kan sama saja melecehkan Pak Jokowi milih menterinya Nggk bener," kata Ribka.

Dugaan bau politis juga disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq .

Maman menilai hubungan Terawan dengan IDI tidak akur sejak lama.

Hal itu lah yang menurut dia ada aroma politik di balik pemecatan Terawan.

"Kita ingin organisasi profesi (IDI) harus tegak lurus pada basis keprofesionalan. Jangan dicampur-campur antara profesi dengan politik," tutur Maman kepada Tribunnnews.com, Senin (28/3/2022).

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/3
Tags:
TerawanIDIRibka Tjiptaning
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved