Breaking News:

MANGKIR Saat Dipanggil DPR RI, Pengurus IDI Jadi Sorotan Terkait Pemecatan dr Terawan dari Anggota

Mangkir dari panggilan DPR RI, pengurus IDI enggan bahan status dr Terawan.

Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews.com/Apfia Tioconny Billy
Dr. Moh Adib Khumaidi S, POT, Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia saat ditemui di Jakarta Pusat, Sabtu (29/2/2020). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mangkir dari panggilan DPR RI, pengurus IDI enggan bahan status dr Terawan.

Polemik atas pemecatan dr Terwaran dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) masih terus bergulir.

Kini polemik tersesbut berbuntut pengurus IDI dipanggil oleh Komisi IX DPR RI, Selasa (29/3/2022).

Namun, pengurus IDI dikabarkan tidak memenuhi panggilan untuk hadir dalam rapat dengar bersama Komisi IX DPR RI

Ketidakhadiran pengurus IDI dalam rapat dengar tersebut diberitahukan melalui surat yang telah oleh ditanda tangani Ketua IDI, dr Muhammad Adib Khumaidi SpOT.

Dalam suratnya, IDI beralasan tidak bisa hadir lantaran sedang menyelesaikan dokumen dan pemberkasan Muktamar di Aceh, 26 Maret lalu.

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh - Alasan IDI tak memenuhi panggilan untuk hadir dalam rapat dengar bersama Komisi IX DPR RI hingga pernyataan kecewa dari Wakil Komisi IX DPR RI.
Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh - Alasan IDI tak memenuhi panggilan untuk hadir dalam rapat dengar bersama Komisi IX DPR RI hingga pernyataan kecewa dari Wakil Komisi IX DPR RI. (dpr.go.id/ Foto : Jaka/mr)

"Bersama dengan ini kami memohon penundaan dari Pimpinan Komisi IX DPR RI oleh karena saat ini kami masih menyelesaikan dokumen dan berkas-berkas hasil Muktamar IDI ke 31 yang telah diselenggarakan pada 22-26 Maret 2022 di Banda Aceh."

"Kami mohon sekiranya dapat diberikan waktu," isi dalam surat tersebut yang kemudian dibacakan oleh Wakil Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh, dikutip dari Kompas TV.

Atas ketidakhadiran IDI dalam panggilan tersebut, Nihayatul mengaku kecewa.

Pasalnya, undangan ini tidak hanya untuk mendatangkan IDI, namun juga pakar hukum.

Nihayatul menyebut pembahasan tidak hanya mengarah pada pemecatan Terawan.

Akan tetapi juga membahas IDI secara kelembagaannya.

"Kita kecewa IDI tidak memenuhi undangan ini."

Wakil Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh Tanggapi Soal Terawan, dikutip dari Kompas Tv, Selasa (29/3/2022).
Wakil Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh Tanggapi Soal Terawan, dikutip dari Kompas Tv, Selasa (29/3/2022). (Tribunnews)

"Sebenarnya kali ini kami mengundang tidak hanya IDI tapi juga pakar hukum untuk melihat organisasi IDI ini seperti apa."

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved