Breaking News:

Beli Bensin, Pria di Gresik Cium 2 Anak Kecil, Ngaku Tak Bisa Tahan Nafsu, Daftar Jadi Guru Ponpes

Modus membeli bensin, Buchori melakukan pelecehan seksual di sebuah toko kelontong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (23/6/2022).

Editor: ninda iswara
TribunNewsmaker.com Kolase/ TribunJatim.com/Willy Abraham
Tersangka pencabulan dua anak di Sidayu di Mapolres Gresik, Jumat (24/6/2022). Pria asal Kenjeran Surabaya ini mengaku biarahi memuncak saat melihat gadis kecil. Buchori cium dua anak kecil saat beli bensin, ternyata hendak melamar menjadi guru. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aksi bejat dilakukan seorang pria bernama Buchori (39).

Modus membeli bensin, Buchori melakukan pelecehan seksual di sebuah toko kelontong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (23/6/2022).

Pelecehan seksual yang dilakukan Buchori yakni mencium dua anak kecil berinisial R (6) dan I (12).

Buchori juga sempat memegang bagian sensitif korban I.

Peristiwa itu terjadi di sebuah toko di Desa Mriyunan, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Pelaku mengaku tak bisa menahan nafsu saat melihat anak-anak.

Diketahui, pelaku merupakan seorang duda sejak 2018.

Baca juga: Viral Mahasiswi Keperawatan Buat Konten Pelecehan, Kampus Buka Suara, Ditarik dari Tempat Praktik

Baca juga: CALON Suami Kabur, Pengantin Ini Lapor Polisi, Kasusnya Malah Berubah Jadi Pelecehan, Kok Bisa?

Tangkapan layar, pelecehan seksual di depan toko kelontong di Sidayu, Gresik, Kamis (23/6/2022). Pria cium dua anak kecil saat beli bensin.
Tangkapan layar, pelecehan seksual di depan toko kelontong di Sidayu, Gresik, Kamis (23/6/2022). Pria cium dua anak kecil saat beli bensin. (Istimewa)

"Pelecehan tersebut (dilakukan) satu di dalam toko dan satunya di luar toko. Yang terekam CCTV di luar toko," kata Kapolres Gresik AKBP Muhammad Nur Azis, Jumat (24/6/2022), dilansir Tribun Jatim.

Nur Azis mengatakan, modus pelaku adalah membeli bensin di toko tempat kejadian perkara.

"Jadi modus operandinya itu, dia (pelaku) membeli bensin di situ (toko) dan kemudian ada korban."

"Birahinya meningkat dan kemudian dilakukan pelecehan tersebut," terangnya, melansir Kompas.com.

Pelecehan itu dilakukan pelaku dua kali, yakni di dalam dan di luar toko.

Menurutnya, Buchori kemungkinan melecehkan anak di bawah umur tersebut karena parasnya.

"Dia sendiri adalah seorang duda sejak 2018, mungkin ada wanita dan dirasa itu cantik atau apa, sehingga melakukan pencabulan itu," ungkapnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved