'Ada Saksi' Bharada E Ngaku Disuruh Habisi Brigadir J di Rumah Ferdy Sambo: Tak Ada Tembak Menembak
Beda dari pengakuan sebelumnya, Bharada E kini ngaku disuruh atasan bunuh Brigadir J. Bantah adanya tembak menembak.
Editor: octaviamonalisa
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Bharada E akhirnya bongkar kronologi sesungguhnya di balik kematian Brigadir J.
Bahkan Bharada E juga membantah adanya tembak menembak dengan Brigadir J di rumah Irjen Ferdy Sambo.
Diakui Bharada E, dirinya hanya disuruh oleh atasan untuk turut menghabisi Brigadir J.
Pengakuan Bharada E ini sangat berbeda dengan keterangannya di awal kasus Brigadir J mencuat.
Pada keterangan awal, Bharada E mengaku terlibat baku tembak dengan Brigadir J.
Posisinya ada di tangga, sementara Brigadir J di lantai satu di dekat kamar Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.
Bharada E saat itu turun ke bawah setelah mendengar teriakan Putri Candrawathi.
Baca juga: Tuhan Kuatkan Bapak Ibu Isi Surat Bharada E ke Ortu Brigadir J, Kini Ngaku Hanya Disuruh Atasan
Baca juga: SOSOK Deolipa Yumara Pengacara Baru Bharada E, Dulu Kuasa Hukum Angel Lelga hingga Garap Lagu Bareng
Didampingi dua pengacara barunya, berdasar pernyataan terbaru Bharada E kepada penyidik Timsus Polri, kejadian sebenarnya tidak seperti itu.
"Tidak terjadi tembak-menembak.
Tidak seperti itu," ucap Muhammad Burhanuddin.
Ia juga memastikan, saat Bharada E menuruni tangga, Brigadir J masih hidup. Keduanya tidak terlibat adu tembak. Bahkan, ada beberapa saksi yang melihat saat itu.
Muhammad Burhanuddin mengiyakan, bahwa Bharada E melihat dengan kepalanya sendiri detik-detik Brigadir J tewas.
"Melihat, itu ada beberapa saksi.
Sudah dikemukakan ini, sudah dibongkar semua, sudah diungkapkan semua fakta-fakta hukumnya di BAP.
Sudah blak-blakan," jelas Muhammad Burhanuddin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/bharada-e-berbaju-hitam-saat-datangi-komnas-ham-terkait-kasus-kematian-brigadir-j.jpg)