Kasus Ferdy Sambo
KETEMU Kapolri, Bharada E Curhat Ketipu Janji Manis Ferdy Sambo, Kini Ogah Dipertemukan: 'Gak Mau!'
Ditemui langsung Kapolri, Bharada E akhirnya jujur kecewa dengan janji manis Ferdy Sambo, kini minta tak mau dipertemukan lagi dengan komandannya.
Editor: octaviamonalisa
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sempat bertemu langsung dengan ajudan Ferdy Sambo, Bharada E.
Setelah Bharada E ditetapkan sebagai tersangka kasus kematian Brigadir J, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ternyata pernah menemuinya langsung.
Dari pertemuan itu, terungkap fakta baru soal kekecewaan Bharada E pada Ferdy Sambo, komandannya.
Usut punya usut rupanya Bharada E juga tertipu dengan janji manis suami Putri Candrawati tersebut.
Kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Bharada E mengaku tak mau dipertemukan dengan Ferdy Sambo.
Baca juga: Kamu Bukan Pelakunya? Gagal Ferdy Sambo Cari Simpati, Diskakmat Kapolri: Saya Ungkap Sesuai Fakta!
Baca juga: BUKAN Uang Rp 900M, Ini Barang Temuan di Rumah Magelang Ferdy Sambo, Ada Pisau Hingga Kotak Senjata

Hal ini diungkap sang Kapolri saat rapat bersama Komisi III DPR RI.
Awalnya Kapolri Listyo Sigit mengungkap alasan Bharada E kerap memberi keterangan yang berubah-ubah.
Hal itu diketahui saat Kapolri menemui langsung Bharada Richard Eliezer alias Bharada E.
Saat itu, Kapolri Sigit bertanya alasan keterangan Bharada E terus berubah-ubah di kasus Brigadir J.
"Saat itu, timsus melaporkan kepada saya, dan saya minta menghadapkan saudara Richard secara langsung.
Kita tanyakan, kenapa yang bersangkutan mengubah (keterangan)," kata Sigit saat menghadiri pemanggilan Komisi III DPR RI, Jakarta, Rabu (24/8/2022).
Sigit menuturkan bahwa Bharada E mendapatkan iming-iming dari Irjen Ferdy Sambo agar kasus penembakan Brigadir J diterbitkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3).
"Ternyata pada saat itu saudara Richard mendapatkan janji dari saudara FS akan membantu melakukan atau memberikan SP3 terhadap kasus yang terjadi.
Namun faktanya, Richard tetap menjadi tersangka," jelasnya.
Atas dasar itu, Sigit menuturkan bahwa Bharada E kemudian bersedia kepada penyidik Polri untuk berbicara jujur mengungkap kasus tersebut.