Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

BAHAS Motif Pembunuhan Brigadir J, Mahfud MD Skakmat Suami Putri Candrawathi: Sambo Gak Usah Ngelak!

Mahfud MD pastikan Ferdy Sambo terlibat pembunuhan perencanaan. Kini skakmat suami Putri tak usah mengelak lagi.

Editor: octaviamonalisa
Tribunnews.com/WARTA KOTA/YULIANTO
Mahfud MD skakmat Ferdy Sambo tak usah mengelak lagi terbukti terlibat pembunuhan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Mahfud MD kembali soroti terkait kasus pembunuhan Brigadir J yang melibatkan Ferdy Sambo.

Mahfud MD menyebut kini Ferdy Sambo sudah tak bisa mengelak dalam kasus pembunuhan ajudannya, Brigadir J itu.

Tak hanya itu, Mahfud MD juga meminta agar Ferdy Sambo menyudahi semua skenario yang ia buat demi meloloskan dirinya.

Mahfud MD mengatakan bahwa dari hasil penelusuran Komnas HAM dan Komnas Perempuan bahwa sudah jelas kasus Ferdy Sambo masuk ke dalam pelanggaran Pasal 340 KUHP dan 338 KUHP.

Baca juga: Benarkan Serangan Hacker Bjorka, Mahfud MD Sebut Hanya Data Biasa & Tidak Ada yang Dirahasiakan

Baca juga: Reaksi Mahfud MD Saat Mengetahui Putri Candrawathi Dijadikan Tersangka Kasus Pembunuhan Brigadir J

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam sambutan Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI, yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam sambutan Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI, yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022). (Dok. MUI)

Sehingga Ferdy Sambo tidak usah lagi mengelak telah ikut dalam membunuh Brigadir J di rumah dinasnya Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta.

“Kalau dari laporan ini sudah jelas perencanaan pembunuhan Pasal 340 dan Pasal 338 jadi Sambo enggak usah mengelak,” ucap Mahfud MD dikutip dari Kompas Tv pada Senin (12/9/2022).

Menurut Mahfud MD, terkait motif yang sampai saat ini belum terpecahkan tidak menjadi terlalu penting.

Menurutnya, dalam kasus seperti ini motif bisa ada atau tidak.

Namun, terkadang di persidangan hakim memang kerap menanyakan motif untuk memastikan terdakwa alami gangguan jiwa atau melakukannya secara sadar.

“Tapi kalau tidak gila cukup, tapi apakah emosional terencana dan seterusnya itu terserah ke polisi.

Silahkan polisi olah dan polisi tahu mana yang didalami mana yang tidak,” ucap Mahfud MD.

Mahfud MD juga memastikan bahwa kasus itu akan segera ke pengadilan.

Ia juga menepis berkas Ferdy Sambo bolak-balik di meja jaksa dan penyidik.

Baca juga: FAKTA Pelukan Ferdy Sambo & Putri saat Rekonstruksi, Akting, Pengacara Bripka RR: Menyerahkan Duit

Menurut Mahfud MD, ia sudah memastikan ke Kejaksaan bahwa berkas Ferdy Sambo tidak bolak-balik ke meja penyidik dan jaksa.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved