Breaking News:

Benarkan Serangan Hacker Bjorka, Mahfud MD Sebut Hanya Data Biasa & Tidak Ada yang Dirahasiakan

Benarkan serangan Hacker Bjorka, Mahfud MD sebut hanya data biasa dan tidak ada yang dirahasiakan.

Editor: Candra Isriadhi
Tribunnews.com/Gita Irawan
Menteri Kordinator Bidang Politik Hukum dan Keamaman Mahfud MD di Kantor Kemenko Polhukam Jakarta Pusat pada Jumat (3/1/2020). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Benarkan serangan Hacker Bjorka, Mahfud MD sebut hanya data biasa dan tidak ada yang dirahasiakan.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD turut mengomentari soal adanya kebocoran data negara yang diretas oleh Hacker Bjorka.

Diketahui Hacker Bjorka telah meretas sejumlah data negara di antaranya data BIN, dokumen Presiden Jokowi, data pribadi Puan Maharani, Erick Thohir, Johnny G Plate, Denny Siregar, hingga data soal pembunuhan Munir.

Menanggapi hal tersebut, Mahfud MD pun membenarkan adanya kebocoran data.

Mahfud MD telah mendapatkan laporan terkait kebocoran data dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan Deputi VII Bidang Koordinasi Komunikasi, Informasi, dan Aparatur (Bidkoor Kominfotur) Kemenko Polhukam.

Namun Mahfud menegaskan bahwa data yang telah bocor itu sebetulnya bukan data rahasia.

"Soal bocornya data negara lah, itu nanti pasti akan, kita pastikan bahwa itu memang terjadi. Saya sudah dapat laporannya dari BSSN, kemudian dari Deputi Analisis 7 saya, terjadi di sini, di sini, di sini."

Baca juga: VIRAL Oknum Polisi Parkir Halangi Akses Gang, Tak Mau Mundur, Mahfud MD: Masa Arogan Seperti itu?

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam sambutan Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI, yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022).
Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD dalam sambutan Kick Off Mujahid Digital dan Konsolidasi Nasional Infokom MUI, yang digelar di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Rabu (31/8/2022). (Dok. MUI)

"Tetapi itu bisa juga sebenarnya bukan data yang sebetulnya rahasia, bisa diambil dari mana-mana, cuma kebetulan sama," kata Mahfud dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Senin (12/9/2022).

Lebih lanjut Mahfud menyebut, pemerintah akan mendalami kasus kebocoran data ini.

Yang jelas menurut Mahfud, belum ada yang membahayakan dari isu-isu yang muncul akibat kebocoran data tersebut.

"Oleh sebab itu nanti masih akan didalami, pemerintah masih akan rapat tentang ini. Belum ada yang membahayakan dari isu-isu yang muncul, itu kan yang sudah ada di koran tiap hari."

"Ini yang ingin menjadi presiden, ini begini ini begini, kan cuma itu-itu aja, enggak ada yang rahasia negara itu, itu kalau saya baca dari yang beredar itu."

"Sehingga itu bisa saja kebetulan sama dan kebetulan bukan rahasia juga, barangkali cuma dokumen biasa yang terbuka, tetapi itu memang terjadi. Misalnya di Dukcapil ada, macem-macem lah di beberapa tempat," terang Mahfud.

Baca juga: Pak Presiden Marah Betul Mahfud MD Ungkap Kemarahan Jokowi Soroti Kasus Ferdy Sambo: Kenapa Lama!

Foto profil Bjorkanism di Telegram, Hacker yang kerap bagikan data pribadi Indonesia.
Foto profil Bjorkanism di Telegram, Hacker yang kerap bagikan data pribadi Indonesia. (Telegram @bjorkanism)

Pengamat Keamanan Cyber Akui Sulit Ungkap Sosok Hacker Bjorka

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved