Breaking News:

Gaji Ratu Elizabeth Selama Pimpin Inggris, Harta Capai Rp 6,3 Triliun, Hidup Didanai Pajak Rakyat

Ketika mangkat belum lama ini, Ratu Elizabeth meninggalkan harta kekayaan yang diperkirakan mencapai Rp 6,37 triliun.

Editor: galuh palupi
Kolase via TribunWow
Ratu Elizabeth II meninggal dunia, rakyat Inggris berduka 

Ratu Elizabeth II memang sudah sering berkelana ke berbagai negara.

Salah satu negara yang dia cintai adalah Australia.

Sebuah surat yang ditinggalkan di dunia sebelum tutup usia itu bahkan tidak diketahui oleh keluarga Kerajaan.

Sebelum meninggal Sang Ratu Kerajaan Inggris Elizabeth II tulis surat pribadi ke warga Sydney, Australia.

Pesan tulisan tangan Ratu Elizabeth II untuk 'warga Sydney' tersebut diletakkan di tempat tersembunyi di dalam salah satu bangunan paling ikonik di kota ini.

Pesan itu baru akan dibuka dan dibaca 63 tahun lagi seperti dilansir situs berita daily mail.

Gedung Ratu Victoria di CBD Sydney, menyimpan kapsul waktu dengan surat rahasia dari Sang Ratu dengan instruksi akan dibuka pada tahun 2085.

Sang Ratu menulis surat itu setelah pekerjaan restorasi besar-besaran pada bangunan itu pada November 1986.

Bahkan staf pribadinya pun tidak tahu apa yang dia tulis dan banyak warga Sydney juga tidak akan pernah tahu.

Ratu Elizabeth II tulis surat khusus hanya bisa dibuka 63 tahun lagi
Ratu Elizabeth II tulis surat khusus hanya bisa dibuka 63 tahun lagi (Daily Mail)

Surat itu dibingkai di dalam kotak kaca di area kubah terbatas di bagian atas QVB dengan hanya instruksi Yang Mulia yang terlihat.

Surat tersebut ditujukan kepada 'Yang Benar dan Yang Terhormat Wali Kota Sydney, Australia'.

"Salam pembuka. Pada hari yang cocok untuk dipilih oleh Anda pada tahun 2085 M, tolong buka amplop ini dan sampaikan kepada warga SYDNEY pesan saya kepada mereka," bunyi surat yang kemudian ditandatangani oleh Ratu.

Bangunan QVB batu pasir dibuka pada tahun 1898, setelah dewan memutuskan untuk menamainya untuk menghormati Diamond Jubilee Ratu Victoria yang berkuasa saat itu.

Pada tahun 1959, bangunan itu hampir dihancurkan untuk ruang sipil dan parkir mobil, dan beberapa tinjauan dewan telah dilakukan untuk renovasi selama masa pakai bangunan.

Baca juga: Misteri Jari-jari Raja Charles Merah & Bengkak, Pernah Bercanda Sebut Tangannya Sendiri Bak Sosis

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved