Breaking News:

Cara Pemuda Madiun MAH Berkomunikasi dengan Bjorka Meski Tak Bisa Bahasa Inggris, Pakai App Ini

Pemuda asal Madiun, MAH, disebut menjadi kaki tangan Bjorka, ini caranya berkomunikasi meski tak bisa bahasa Inggris

Editor: Talitha Desena
surya.co.id/sofyan arif candra dan Istimewa
Cara MAH berkomunikasi dengan Bjorka meski tak bisa bahasa Inggris 

Satu - satunya barang elektronik yang digunakan untuk berselancar di dunia maya adalah handphone.

Keluarga terkejut dengan penetapan tersangka MAH

Jumanto bersama istri dan anak pertamanya, Novianti saat ditemui di Madiun, Jawa Timur
Jumanto bersama istri dan anak pertamanya, Novianti saat ditemui di Madiun, Jawa Timur (KOMPAS.COM/MUHLIS AL ALAWI)

Sebelum ditetapkan tersangka, pemuda yang berprofesi sebagai penjual minuman es tersebut ditangkap polisi di rumahnya, Rabu (14/9/2022) malam.

Pada Jumat pagi, MAH dipulangkan ke rumah. Menurut ibu MAH, Prihatin, putranya diantar oleh dua anggota Polsek Dagangan menggunakan mobil pribadi.

Namun, berselang beberapa jam setelah pulang, MAH ditetapkan sebagai tersangka.

Ayah MAH, Jumanto, menerangkan, begitu mendengar kabar MAH menjadi tersangka, keluarga langsung terkejut.

“Tadi dinyatakan bebas, sekarang kok tersangka? Tadi sudah ada surat kebebasan dari polisi,” tuturnya, Jumat, kepada Kompas.com.

Jumanto mengungkapkan, keluarga belum mengetahui langkah yang harus dilakukan setelah anaknya ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus peretasan.

“Kami belum tahu kalau anak saya ditetapkan sebagai tersangka. Kami mewakili keluarga memohon maaf kalau MAH ada salah,” jelasnya.

Bjorka asli tertawakan polisi yang diduga salah tangkap hacker
Bjorka asli tertawakan polisi yang diduga salah tangkap hacker (Istimewa)

Diberitakan Tribunnews sebelumya, pada awal September 2022, di situs peretas muncul akun Bjorka yang menjual data berisi 1,5 miliar data registrasi SIM card atau kartu SIM seluler.

Akun Bjorka mengatakan jika data yang dijual berasal dari situs Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

"Pada awalnya Bjorka mencari keuntungan finansial," kata Alfons Tanujaya di Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Rabu (14/9/2022).

"Lalu memang dia mengikuti isu-isu Indonesia, kemungkinannya banyak. Bjorka memang ikuti isu itu atau dari followers (pengikut) dia yang memberikan informasi," lanjutnya.

Alfons menjelaskan, ada kemungkinan rekening hasil penjualan data hasil retasan itu dijual kepada pihak lain.

Halaman
1234
Sumber: Surya
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved