Breaking News:

Daftar Set Top Box TV Digital dari Beragam Merek, Ini yang Paling Murah, Harga Rp 100 Ribuan

Set top box menjadi alat yang banyak dibutuhkan masyarakat setelah siaran TV analog telah beralih ke TV digital.

Editor: galuh palupi
Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital, Kemenkominfo
Ilustrasi STB TV digital 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Set top box menjadi alat yang banyak dibutuhkan masyarakat setelah siaran TV analog telah beralih ke TV digital.

Pemerintah mulai mematikan siaran TV analog atau analog switch off (ASO) secara bertahap.

Siaran TV analog tak lagi bisa dinikmati di wilayah Jabodetabek, dan akan segera meluas ke seluruh wilayah Indonesia.

Karenanya, pengguna yang masuh menggunakan siaran TV analog harus berpindah ke TV digital.

Cara termurah yakni menggunakan STB.

Ilustrasi TV digital.
Ilustrasi TV digital. (Istimewa)

STB merupakan sebuah alat yang bisa mengubah siaran analog ke digital.

Baca juga: Cara Cek Penerimaan Bantuan Set Top Box (STB) Gratis untuk TV Digital, Masukkan NIK Anda ke Link Ini

Pengguna hanya perlu membeli STB saja dan masih tetap menggunakan antena yang lama.

Berikut ini rekomendasi STB beserta rentang harganya yang Tribunnews.com rangkum dari Kontan:

- Advan: Rp 200 ribuan

- Akari: Rp 200-500 ribuan

- CBM: Rp 150-200 ribuan

- Erza Genesis: Rp 150-180 ribuan

- Evercross: Rp 170-180 ribuan

- Evinix: Rp 200 ribuan

- Freebox: Rp 140 ribuan

- Goldsat: Rp 150-200 ribuan

- Ichiko: Rp 200-300 ribuan

Baca juga: Syarat & Cara Daftar STB Gratis untuk TV Digital, Siaran Analog Berhenti Hari Ini Pukul 12 Malam

- Inti: Rp 200 ribuan

- Kubik: Rp 240 ribuan

- Luby: Rp 195 ribuan

- Matrix: Rp 170-400 ribuan

Ilustrasi STB TV digital
Ilustrasi STB TV digital (Tim Komunikasi dan Edukasi Publik Migrasi TV Digital, Kemenkominfo)

- Myvo: Rp 180-200 ribuan

- Nexmedia: Rp 190-250

- Nextron: Rp 250-300 ribuan

- Noise: Rp 180 ribuan

- Polytron: Rp 200-300 ribuan

- Signal: Rp 200 ribuan

- SuperHD: Rp 170-200 ribuan

- Tanaka: Rp 100-200 ribuan

- Tennox: Rp 170 ribuan

- Unicom: Rp 180 ribuan

- Varwin: Rp 200 ribuan

- Venus: Rp 200-300 ribuah

- Visio: Rp 185 ribuan

- Welhome: Rp 185 ribuan

- Winasat: Rp 225.000

Cara Cek Penerimaan Bantuan Set Top Box (STB) Gratis untuk TV Digital

Ini dia cara mengecek penerimaan set top box (STB) untuk mengganti TV analog ke digital, melalui link.

Seperti yang diketahui, pemerintah  melakukan penghentian siaran televisi (TV) analog ke digital di wilayah Jabodetabek.

Diperlukan STB untuk mengubah siaran televisi analog menjadi digital, dan dapat diperoleh secara gratis.

Sehingga, masyarakat tidak perlu khawatir apabila tidak memiliki TV digital, sebab dapat menggunakan set top box (STB) sebagai alat bantu siaran digital. 

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah membuka posko informasi yang bisa dimanfaatkan warga rumah tangga miskin di wilayah Jabodetabek untuk memperoleh set top box secara gratis.

Disadur dari laman resmi Indonesia Baik, terdapat sebanyak 5,7 juta unit set top box yang disediakan dari stasiun TV dan 1 juta unit disediakan oleh Kementerian Kominfo.

Baca juga: Cara Setting TV Analog ke Digital dengan Mudah, Tanpa Ribet Ganti Perangkat Baru Hanya Siapkan STB

Ilustrasi cara mencari siaran TV digital di TV analog biasa yang terpasang STB.
Ilustrasi cara mencari siaran TV digital di TV analog biasa yang terpasang STB. (Pexels/Nothing Ahead)

Kategori penerima STB gratis

Keluarga miskin yang bisa mendapatkan STB gratis harus terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial. Bagi penerima yang sudah masuk dalam data tersebut, maka tidak perlu lagi melakukan pendaftaran.

Sementara itu, rumah tangga miskin yang menjadi calon penerima bantuan STB adalah yang terdaftar di dalam desil 1 data Percepatan Pensasaran Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

Khusus Provinsi DKI Jakarta, penerima bantuan STB yaitu rumah tangga miskin yang telah terdaftar pada data carik desil 1 Provinsi DKI Jakarta.

Bagi rumah tangga miskin yang berhak menerima bantuan tapi belum menerimanya sampai 2 November lalu, maka yang masih membutuhkan bantuan set top box bisa mengajukan secara mandiri.

Pendaftaran ini dilakukan dengan menghubungi call center 159, chat bot WhatsApp 08118202208, atau ke nomor telepon Posko Respon Cepat Penanganan Bantuan STB terdekat.

Ilustrasi STB yang tersertifikasi Kemenkominfo.
Ilustrasi STB yang tersertifikasi Kemenkominfo. (Dok. Kemenkominfo)

Cara cek penerima bantuan set top box

Pengecekan penerima bantuan set top box bisa dilakukan dengan cara berikut:

  1. Akses laman https://cekbantuanstb.kominfo.go.id
  2. Memasukkan NIK dan kode captcha pada kolom yang tersedia
  3. Klik “Pencarian”
  4. Jika terdaftar sebagai penerima bantuan, maka dapat menghubungi Call Center 159 atau mendatangi lokasi Posko Respon Cepat Penanganan Bantuan STB dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu keluarga (KK) asli.

Sistem cek penerima bantuan STB Kominfo akan mencari nama calon penerima sesuai NIK yang diinputkan.

Jika mengalami kendala dalam mengakses website, masyarakat dapat menghubungi call center 159 atau nomor telepon posko.

Cara Setting TV Analog ke Digital dengan Mudah

Ilustrasi cara mencari siaran TV digital di TV analog biasa yang terpasang STB.
Ilustrasi cara mencari siaran TV digital di TV analog biasa yang terpasang STB. (Pexels/Nothing Ahead)

Cara setting TV Analog ke TV Digital dengan mudah tanpa ribet.

Pemerintah Indonesia melalui Kominfo kini bertahap akan mengajak masyarakat agar bermigrasi ke siaran TV Digital.

Langkah migrasi dari TV Analog ke Digital sudah diatur oleh UU Cipta Kerja.

Sesuai jadwal, suntik mati siaran televisi analog (Analog Switch Off/ASO) di wilayah DKI Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dilakukan pada Rabu (2/11/2022) pukul 24.00.

Artinya, mulai Kamis (3/11/2022) dini hari tadi masyarakat di Jabodetabek sudah tidak bisa menyaksikan siaran TV analog dan wajib beralih ke TV digital.

Karena sudah dimatikan, masyarakat Jabodetabek hanya akan melihat layar "semut" bila menonton siaran TV analog hari ini.

Salah satunya Helda yang tinggal di wilayah Kabupaten Bogor.

Ia mengatakan bahwa hampir semua siaran tv analog di wilayah tersebut sudah tidak dapat disaksikan lagi.

Ia mengatakan masih ada satu atau dua channel yang menayangkan siaran analog.

"Sudah hilang, tinggal 'semut' saja di layar," kata Helda kepada KompasTekno.

Baca juga: Syarat & Cara Daftar STB Gratis untuk TV Digital, Siaran Analog Berhenti Hari Ini Pukul 12 Malam

Senada dengan Helda, Denny, seorang warga di wilayah Depok juga mengatakan bahwa siaran televisi analog di tempatnya sudah tidak dapat disaksikan.

"Tidak bisa nonton (siaran tv analog). Hanya channel TV digital saja yang ada," kata Denny.

Terkait ASO, Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Johnny Plate mengatakan bahwa dengan beralihnya dari siaran analog ke siaran digital, diharapkan akan muncul konten-konten yang lebih berkualitas.

"Kami berharap dengan masuk ke era siara digital, akan muncul variasi konten yang lebih meningkat kualitasnya, mengangkat kultur dan budaya supaya dikenal luas," Johnny Plate dalam acara hitung mundur ASO, sebagaimana dikutip KompasTekno dari Antaranews.

Ilustrasi tv analog dan tv digital.
Ilustrasi tv analog dan tv digital. (Shutterstock)

Johnny menambahkan, digitalisasi penyiaran adalah kebutuhan bagi keberlanjutan industri penyiaran nasional di tengah kemunculan alternatif siaran melalui media baru.

Warga Jabodetabek di 14 kabupaten dan kota diimbau untuk menggunakan TV digital atau melengkapi TV analog miliknya dengan perangkat set-top-box (STB) agar tetap bisa menikmati siaran TV digital pasca-suntik mati siaran TV analog hari ini.

Baca juga: Syarat Untuk Mendapatkan STB Gratis dari Kominfo Demi Sukseskan Program Migrasi Menuju TV Digital

Diwartakan sebelumnya, Kominfo juga membagikan STB gratis bagi keluarga miskin di wilayah Jabodetabek. Distribusi STB bagi keluarga miskin di Jabodetabek sudah mencapai 98,44 persen dari rasio 359.617 unit kewajiban Kominfo per 28 Oktober 2022.

Pasca-ASO hari ini, warga Jabodetabek sudah bisa langsung menikmati setidaknya 42 konten siaran TV digital. Sejumlah siaran TV yang biasa dinikmati masyarakat secara analog saat ini juga sudah tersedia untuk dinikmati secara digital.

Misalnya, seperti saluran TVRI, NET TV, Metro TV, RCTI, MNC TV, GTV, SCTV, dan lainnya.

Daftar selengkapnya bisa disimak melalui artikel: Daftar 42 Siaran TV Digital yang Bisa Dinikmati di Wilayah DKI Jakarta dan Sekitarnya.

Dengan ASO Kamis ini, 14 kabupaten/kota Jabodetabek resmi memasuki era siaran televisi digital, menyusul 43 kabupaten/kota lain yang lebih dulu melakukan ASO.

Adapun 14 kabupaten/kota yang terdampak ASO Jabodetabek pada mendatang, sebagai berikut:

Kota administratif Jakarta Pusat

Kota administratif Jakarta Utara

Kota administratif Jakarta Barat

Kota administratif Jakarta Selatan

Kota administratif Jakarta Timur

Kabupaten administratif Kepulauan Seribu

Kabupaten Bekasi

Kabupaten Bogor

Kota Bekasi

Kota Bogor

Kota Depok

Kabupaten Tangerang

Kota Tangerang

Kota Tangerang Selatan

(Tribunnews/Kompas.com)

Sebagian artikel ini telah tayang sebelumnya di Tribunnews dengan judul 'Daftar Harga Set Top Box TV Digital, Matrix hingga Polytron'

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Set Top Boxharga Set Top BoxTV AnalogTV Digital
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved