Breaking News:

Berita Viral

TRAGIS Anak 9 Tahun Tewas Ditusuk Ayah, Terkuak Cara Membunuh Buah Hati: Iseng Browsing, Pakai Pisau

TERKUAK cara sang ayah bunuh anak kandung berusia 9 tahun dengan pisau dapur, ngaku sempat browsing cara membunuh

Editor: Damar Klara Sinta
Freepik/ TribunJateng Willy Abraham
Terkuak cara sang ayah membunuh putrinya berusia 9 tahun 

Mereka juga disebut sempat memiliki uang senilai Rp360 juta dan memakai mobil baru bermerek Honda Mobilio sebelum dinyatakan hilang, pada November 2021 lalu.

Proses evakuasi 10 jasad korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (3/4/2023).
Ibu dan anak diduga jadi korban pembunuhan Mbah Slamet. (Dok Polda Jawa Tengah)

Baca juga: Penggandaan Uang Berakhir Tragis, Korban Pembunuhan Mbah Slamet Bertambah, Total 12 Jesad, Ada Lagi?

Kedua korban yang merupakan warga Perum Tanjung Harapan, Desa Banjarnegoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

Ibu dan anak itu hilang kontak dengan keluarga setelah pergi ke Banjarnegara.

Kakak kandung korban Theresia Dewi, Yusuf Edi Gunawan (64) mengatakan, soal uang tersebut diketahui dari cerita Vina yakni istri korban Okta Ali Abrianto.

"Dari cerita Vina (istri korban Okta Ali Abrianto), dia (Theresia Dewi) sebelum pergi itu dapat uang, 'Jadi dapat uang Rp360 juta, Pakde. Terus uangnya buat beli mobil itu Rp75 juta. Besok pamit yaitu pergi," ujarnya menirukan cerita Vina saat ditemui di kediamannya, di Bulurejo, Mertoyudan, Magelang, Senin (10/4/2023).

"Aku nggih yo mungkin dapat proyek, wong sok ana kenalan-kenalan garapi proyek. Pagi pergi, sore, malamnya sudah nggak bisa (dihubungi)," lanjutnya.

Yusuf turut menceritakan, memang kedua korban diketahui pergi ke Banjarnegara menggunakan sebuah mobil bermerek Honda Mobilio berwarna silver.

Baca juga: Dukun Palsu Mbah Slamet Jarang Pulang ke Rumah, Istri Bongkar Ada Selingkuhan: Udah Setahun Pacaran

Namun, dirinya tidak mengetahui pelat nomor kendaraan itu. Sebab, mobil tersebut belum pernah dilihatnya.

"Bawa mobil (ke Banjarnegara), Mobilio silver. Pelat nomornya nggak tahu, itu mobil baru beli kok, kata Vina. Habis beli mobil terus ke Banjar (Banjarnegara). Saya belum pernah melihat langsung mobil itu, jadi gak mengerti apa itu beli baru, bekas atau sewa," tuturnya.

Ia menambahkan, hingga sekarang dirinya pun tidak mengetahui pasti keberadaan mobil tersebut.

Namun, kunci mobil itu ditemukan di dalam saku celana milik Okta Ali Abrianto saat ditemukan jenazahnya.

"Belum sempat tanya-tanya hal itu, kami kemarin ke sana nggak mikir mobilnya, sing penting adik saya ketemu, Alhamdulillah," tuturnya.

Proses evakuasi 10 jasad korban pembunuhan yang dilakukan oleh Mbah Slamet, dukun pengganda uang di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, Senin (3/4/2023). Istri pelaku syok.
Ibu dan anak diduga jadi korban pembunuhan Mbah Slamet.. ((Dok Polda Jawa Tengah))

Sempat Mimpi

Yusuf mengatakan, setelah hilang kontak dengan adik dan keponakannya tersebut, beberapa keluarga terdekat sempat memimpikan kedua korban.

"Yang diimpikan itu anak keempat saya Devi, itu sebelum puasa. Dia bilang kalau adik saya sama Okta datang ke rumah.
Ibunya ngomong paling yo kembange turu, wis teko didongake sing apik-apik wae. Kemudian, istri saya juga baru-baru ini dimimpiin katanya korban datang ke rumah tapi cuma diam saja," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Tags:
berita viral hari iniAnak Dibunuh Ayah KandungtewasditusukKisah Pilu
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved