Berita Viral
KONTRAS dengan Bima Lampung, Begini Cara Unik Warga Trenggalek Kritik Bupati: Sindir Lewat Pantun
Bupati Trenggalek M Nur Arifin dikritik soal jalan rusak oleh warga lewat pantun yang ditulis di baliho raksasa, bupati langsung meninjau.
Editor: Dika Pradana
TRIBUNNEWSMAKER.COM - KONTRAS dengan aksi pemuda asal Lampung bernama Bima, warga Trenggalek Jawa Timur memiliki cara tersendiri untuk mengkritik bupatinya.
Jika Bima Lampung menyindir kinerja Pemerintah Daerah (Pemda) dengan membuat video nyinyir lewat media sosialnya, warga Desa Ngadimulyo, Kampak, Trenggalek, Jawa Timur mengkritik bupatinya dengan pantun.
Pantun tersebut dibuat oleh warga berisi sindiran jalanan yang tak kunjung diperbaiki.
Padahal jalanan tersebut sudah rusak parah selama bertahun-tahun.
Namun, jalanan itu tak kunjungb diperbaiki oleh pemerintahan setempat.
Pantun berupa sindiran tersebut ditulis dalam sebuah baliho besar.
Oleh warga setempat, baliho tersebut diletakkan di tepi jalanan yang rusak parah.
Pantun tersebut ditujukan kepada Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin.
Diketahui, baliho sindiran itu terpasang di sepanjang jalan rusak di RT 01 hingga RT 06 Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.
Foto baliho tersebut kemudian menyebar dan viral di media sosial.
Pasalnya, warga setempat dianggap menyampaikan kritik dengan cara tak biasa.
Baca juga: VIRAL Presiden Jokowi Sindir Jalan Lampung yang Rusak, Gubernur Beri Buka Suara: Jangan Berlebihan
Baca juga: VIRAL! Jokowi Tanya: Ini Nama Daerahnya Apa? Gubernur Lampung Tak Tahu, Bergegas Tanya ke Warga
'Selamat Datang Di Wisata Jalan Berlubang Desa Ngadimulyo, Kecamatan Kampak, Kabupaten Trenggalek', demikian tertulis pada bagian atas baliho tersebut.
Di bawahnya tertulis pantun sindiran yang ditujukan pada Bupati Trenggalek
"Ada malam ada siang
Saat hujan minum kopi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/bupati-trenggalek-dikritik-jalan-rusak-oleh-warga-lewat-pantun-yang-ditulis-di-baliho-raksasa3.jpg)