Breaking News:

Berita Viral

MENCEKAM! Perahu Diterjang Ombak di Kepri, 8 Nelayan Indonesia Hanyut ke Malaysia, Begini Kondisinya

Nasib kurang menyenangkan baru saja dialami 8 orang nelayan di Kepulauan Riau (Kepri), Indonesia.

Editor: Eri Ariyanto
Instagram terangmedia
ILUSTRASI perahu diterjang ombak di Kepri, 8 nelayan Indonesia hanyut ke Malaysia. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib kurang menyenangkan baru saja dialami 8 orang nelayan di Kepulauan Riau (Kepri), Indonesia.

Pasalnya, 8 orang nelayan itu dikabarkan hanyut hingga ke perairan Malaysia.

Diketahui, perahu yang ditumpangi mereka mengalami masalah mesin.

Kemudian perahu tersebut juga dihantam ombak besar yang mengakibatkan mereka hanyut.

Kini, 8 nelayan itu diketahui berhasil dievakuasi dengan selamat.

Kapal dihantam ombak besar, pria di Bangka jatuh dan hilang tenggelam di perairan laut Matras
ILUSTRASI perahu yang ditumpangi para nelayan yang hanyut di Kepulauan Riau.. (Kompas.com)

Baca juga: INNALILLAHI! Kecelakaan Maut di Semarang, Sepeda Motor Tabrak Gapura, 2 Wanita Tewas Seketika di TKP

“Alhamdulillah 8 nelayan yang hanyut kemarin, berhasil kami evakuasi dengan selamat melalui unsur KN Bintang Laut-401,” kata Pranata Humas Ahli Muda Bakamla RI, Kapten Bakamla Yuhanes Antara melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Sabtu (5/8/2023).

Yuhanes mengatakan serah terima 8 nelayan ini dilakukan di perairan Malaysia, tepatnya di Tanjung Setapa pada, Kamis (3/8/2023) kemarin.

Kedelapan nelayan tersebut hanyut ke perairan Malaysia setelah perahu miliknya mengalami masalah mesin akibat dihantam ombak.

Para nelayan ini merupakan nelayan mancing.

“Para nelayan ini awalnya dievakuasi oleh unsur patroli dari Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) karena telah masuk ke perairan Malaysia,” ungkap Yuhanes.

Ilustrasi tenggelam.
Ilustrasi nelayan hanyut. (PIXABAY/death9996)

Baca juga: TRAGIS! Hilang Kendali dan Keluar Jalur, Truk di Musi Banyuasin Terguling ke Sungai, 3 Orang Tewas

Setelah dievakuasi, lanjut Yuhanes, APMM langsung menghubungi Bakamla Zona Barat guna mengatur proses pemulangan kedelapan nelayan Indonesia tersebut.

Proses serah terima ini, sambung Yuhanes, melibatkan 3 belah pihak, yaitu Pemangku Pengarah Zon Maritim Tanjung Sedili APMM Komander Maritim Mohd Najib Bin Sam, Konsulat Jenderal Republik Indonesia Supt Yunik Dwi Astuti Mei Wulan, serta Bakamla RI Kolonel Bakamla Joko Wahyu Utomo yang merupakan Kepala Bidang Operasi Laut Zona Bakamla Barat.

“Keberhasilan tersebut merupakan buah kerjasama yang terjalin antara Bakamla RI dengan APMM yang tergabung dalam ASEAN Coast Guard Forum (ACF)," ujar Yuhanes.

"Bahkan hubungan baik ini ini sudah terjalin sejak Bakamla RI menangkap kapal Super Tanker MT Arman 114 yang turut melibatkan pasukan khusus Malaysia,” pungkas Yuhanes.

ILUSTRASI lansia di Sumatera Barat hanyut di sungai, kini masih dicari, memasuki hari kedua pencarian.
ILUSTRASI lansia di Sumatera Barat hanyut di sungai, kini masih dicari, memasuki hari kedua pencarian. (Tribun Sumsel)

Berita Lainnya, Lansia Hanyut seusai Nekat Seberangi Sungai, Sempat Dilarang Warga, Sudah 2 Hari Pencarian

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Tags:
berita viral hari iniperahuombak8 nelayan hanyutKepulauan RiauIndonesiaMalaysia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved