Materi Pembelajaran
Materi Kelas 10 SMA : Apa Yang Dimaksud Dengan Algoritma Sorting? Ini Dia Pengertian Serta Jenisnya
Siapa nih yang uda tau tentang apa itu algoritma sorting? mungkin bagi penggemar pemrograman komputer ini suatu hal yang uda sering mereka dengar.
Editor: Tim TribunNewsmaker
TRIBUNNEWSMAKER.COM – Siapa nih yang uda tau tentang apa itu algoritma sorting? mungkin bagi penggemar pemrograman komputer ini suatu hal yang uda sering mereka dengar. Untuk yang belum dengar akan tetapi tertari tenang artikel ini akan menjelaskan.
Algoritma memiliki hubungan yang erat dengan pemrograman komputer, salah satu contoh dari algoritma dalam pemrograman adalah Sorting (pengurutan).
Secara singkat, algoritma sorting merupakan salah satu konsep penting dalam pemrograman, tujuannya untuk mengubah data yang tidak teratur menjadi urutan yang teratur, misalnya dari data yang tidak terurut menjadi data yang terurut menaik atau menurun.
Beberapa macam algoritma sorting telah dibuat karena proses tersebut sangat mendasar dan sering digunakan. Oleh karena itu, pemahaman atas algoritma sorting merupakan hal yang sangatlah berguna.
Maka dari itu, berikut penjelasan ini penjelasan mengenai algoritma sorting beserta jenis-jenisnya.
Pengertian algoritma sorting
Sorting didefinisikan sebagai pengurutan sejumlah data berdasarkan nilai kunci tertentu. Pengurutan dapat dilakukan dari nilai terkecil ke nilai terbesar (ascending) atau sebaliknya (descending).
Maka, dapat dikatakan bahwa algoritma sorting adalah suatu metode untuk mengurutkan data atau elemen-elemen dalam suatu data dengan teratur.
Algoritma sorting merupakan salah satu konsep penting dalam pemrograman, tujuannya untuk mengubah data yang tidak teratur menjadi urutan yang teratur, terutama untuk data yang bertipe numerik ataupun karakter.
Jenis-jenis algoritma sorting
Ada berbagai jenis algoritma sorting yang dapat digunakan untuk mengurutkan berdasarkan kebutuhan datanya, adapun jenis-jenis algoritma sorting adalah sebagai berikut:
Bubble sort
Sebagaimana dari namanya “bubble”, konsep dari ide dasarnya adalah seperti “gelembung air” yang secara berangsur-angsur bergerak atau berpindah ke posisinya yang tepat. Bubble sort mengurutkan data dengan cara membandingkan elemen sekarang dengan elemen berikutnya.
Cara kerjanya adalah dengan berulang-ulang melakukan traversal (proses looping) terhadap elemen-elemen struktur data yang belum diurutkan. Di dalam traversal tersebut, nilai dari dua elemen struktur data dibandingkan, apabila datanya belum urut maka akan dilakukan pertukaran.
Maka, dapat dikatakan bahwa membandingkan masing-masing item dalam suatu data yang diberikan secara berpasangan merupakan konsep dari algoritma jenis bubble sort. Bubble sort akan berhenti ketika seluruh array telah diperiksa dan tidak ada pertukaran lagi yang bisa dilakukan, serta tercapai perurutan yang telah diinginkan.
Insertion sort
Salah satu algoritma sorting yang paling sederhana adalah insertion sort, di mana jenis ini dianalogikan seperti mengurutkan kartu, selembar demi selembar kartu diambil dan disisipkan (insert) ke tempat yang seharusnya. Algoritma insertion sort pada dasarnya memilah data yang akan diurutkan menjadi dua bagian, yang belum diurutkan dan yang sudah diurutkan.
Cara kerja algoritma insertion adalah dengan dilakukan iterasi, di mana pada setiap iterasi insertion sort memindahkan nilai elemen, kemudian menyisipkannya berulang-ulang sampai ke tempat yang tepat. Dari proses iterasi, maka terbentuklah bagian yang telah diurutkan dan bagian yang belum urut. Hal ini terus berlangsung sampai tidak ada elemen tersisa di input.
Jenis algoritma ini cocok digunakan untuk mengurutkan data yang jumlahnya sedikit.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Agoritma.jpg)