Palestina vs Israel
Mulai Bantu Hamas, Warga Palestina Lakukan Gerilya Perlawanan Pada Israel, Tikam dan Lempar Bola Api
Warga Palestina kini tak tinggal diam saat tanah negaranya dikuasai Israel dan keluarganya tewas dibantai.
Editor: Sinta Manila
TRIBUNEWSMAKER.COM - Warga Palestina kini tak tinggal diam saat tanah negaranya dikuasai Israel dan keluarganya tewas dibantai.
Mereka melakukan pergerakan perlawanan untuk membantu Hamas, sedikit usaha mereka mampu membuat tentara Israel terluka parah.
Meskipun, warga Palestina yang melawan tentara Israel ini dinyatakan tewas.
Baca juga: Terlalu Kelaparan, Ratusan Warga Palestina di Gaza Utara Serbu Konvoi Truk Bantuan Kemanusiaan PBB
Dua tentara israel yang tengah berjaga di pos pemeriksaan Mazmoria dekat Beit Lahm dilaporkan terluka parah setelah ditikam warga Palestina.
Dua tentara Israel itu masing-masing menderita luka sedang dan parah di daerah vital.
Melansir dari Al Mayadeen, penikaman tersebut dilakukan warga Palestina sebagai bagian dari strategi operasi gerilya untuk memukul pasukan Israel dari kawasan Gaza.
Baca juga: Israel Semakin Terpojok, 20.000 Pasukan Diklaim Jadi Cacat dan Gangguan Mental, Boncos Biaya Medis
Sayangnya pasca-melakukan perlawanan, warga Palestina tersebut dinyatakan tewas akibat diberondong peluru Israel.
Sebagai informasi operasi gerilya seperti ini belakangan mulai aktif dilakukan warga Palestina.
Mereka beralasan serangan tersebut merupakan bentuk balasan atas kejahatan yang dilakukan Zionis Israel.
Tak tanggung-tanggung untuk membantu Hamas melakukan perlawan kepada tentara Israel, warga Palestina nekat menggempur iring-iringan tank Pasukan Pertahanan Israel (IDF) dengan bom api.
Dari cuplikan video yang beredar di media sosial beberapa bola api tampak berhasil menghantam kendaraan Zionis hingga terbakar membara.
Serangan ini menunjukkan kemajuan luar biasa para pejuang Palestina dalam melawan agresi militer Israel.
Baca juga: Tentara Israel Grebek Tempat Penukaran Uang, Tuduh Transfer Dana ke Hamas, Bawa Kabur Rp 43 Miliar
20.000 Pasukan IDF Diklaim Cacat
Selain memicu pembengkakan kerugian bagi negara Israel, serangan yang dilakukan warga Palestina dan militan Hamas juga membuat jumlah korban cacat Israel meningkat.
Ketua Organisasi Veteran Penyandang Disabilitas, Edan Kleiman mengatakan kepada Bloomberg jumlah korban cedera meningkat sekitar 20.000.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Para-pria-tersebut-dituduh-terlibat-gerakan-Hamas.jpg)