Breaking News:

Pilpres 2024

Duduk Perkara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo Sama-sama Dilaporkan ke Bawaslu, Ada Pelanggaran?

Dua calon presiden Pilpres 2024 dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) oleh sejumlah pihak.

Editor: Sinta Manila
Tribunnews
Anies Baswedan (kanan) dan bakal Capres PDIP Ganjar Pranowo (kiri). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Dua calon presiden Pilpres 2024 dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu RI) oleh sejumlah pihak.

Hal ini karena diduga karena ada pelanggaran pemilu yang harus diselidiki dan diproses oleh Bawaslu RI.

Mulai dari Anies yang dituding memfitnah Prabowo hingga Ganjar yang bagi-bagi voucher internet gratis di CFD.

Baca juga: Khofifah Gabung TKN, Prabowo Diprediksi Melejit di Jatim, Anies Tetap Optimis & Ganjar Tak Pusing

Pertama, capres nomor urut satu, Anies Baswedan, baru-baru ini dilaporkan oleh Pendekar Hukum Pemilu Bersih (PHPB) ke Bawaslu RI pada Senin (8/1/2024), setelah menyinggung kepemilikan lahan capres nomor urut dua, Prabowo Subianto, saat debat capres ketiga.

Menurut PHPB, Anies telah memfitnah Prabowo mengenai kepemilikan lahan seluas 340 ribu hektar.

Selain soal kepemilikan lahan, PHPB juga mempermasalahkan pernyataan Anies tentang anggaran Kementerian Pertahanan (Kemhan) yang disebut mencapai Rp700 triliun.

Baca juga: Survei Elektabilitas Terbaru IPO 1-7 Januari 2024, Anies-Cak Imin Menguat, Apa Kabar Prabowo-Gibran?

"Padahal, terkait anggaran pertahanan dan luas bidang tanah pribadi milik capres nomor urut dua yang disampaikan oleh Anies Baswedan tersebut adalah salah dan tidak benar, karena diketahui jumlah anggaran Kemhan tidak mencapai Rp700 triliun," kata perwakilan PHPB, Subdaria, dalam keterangannya, Senin.

Anggota Bawaslu RI, Puadi, mengatakan pihaknya telah menerima laporan tersebut.

"Laporan sudah kami terima, Bawaslu akan melakukan kajian awal sebagaimana diatur dalam Perbawaslu 7 tentang temuan dan laporan," ujar Puadi saat dikonfirmasi Tribunnews.com, Selasa (9/1/2024).

Anies Baswedan Calon Presiden Nomor Urut 1
Anies Baswedan Calon Presiden Nomor Urut 1 (Tribunnews)

Setelah Anies, giliran capres nomor urut tiga, Ganjar Pranowo, yang juga dilaporkan ke Bawaslu.

Rabu (10/1/2024), Komunitas Masyarakat Peduli Demokrasi melaporkan Ganjar ke Bawaslu Solo, Jawa Tengah, buntut kunjungan mantan Gubernur Jateng itu ke Car Free Day (CFD) Solo pada akhir Desember 2023 lalu.

Menurut kelompok tersebut, Ganjar diduga melanggar aturan kampanye karena membagi-bagikan voucher internet gratis kepada pengunjung CFD Solo.

Baca juga: Kinerja Menhan Prabowo Dibahas saat Debat Capres, Ganjar Beri Skor 5, Anies: Harusnya di Bawah Itu

"Ganjar Pranowo dan Atikoh yang jalan pagi santai, jadi rebutan masyarakat yang ada di sana (CFD Solo)."

"Mereka mengerumuni Ganjar Pranowo untuk bersalaman dan terlebih berbarengan dengan keberadaan Ganjar Pranowo tersebut, diketahui relawan Ganjar Pranowo tampak aktif membagi-bagikan voucher internet kepada para pengunjung CFD. Bahkan, videonya viral di sejumlah media sosial," urai anggota kelompok itu, Indra Wiyana, Rabu, dikutip dari TribunSolo.com.

Indra menilai aksi tersebut melanggar Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu dan Peraturan KPU Nomor 20 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Tags:
AniesGanjarBawaslu
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved