Berita Kriminal
NELANGSA Driver Ojol Jadi Korban Bius Penumpang di Karanganyar, Motor Dirampas, Pilu: Dirawat di RS
Inilah kronologi driver ojol dibius penumpang di Karanganyar, lalu motornya dirampas, kondisinya kini dirawat di RS.
Editor: Dika Pradana
Cintia Dewi (26) anak korban mengatakan, pertemuan ibunya dengan kawanan pelaku terjadi saat hendak pulang ke rumah Jalan Kecapi Melati, RT 01 RW 01, Jatiwarna.
Tiba-tiba ibunya dihampiri seorang wanita, diajak berkenalan dengan berpura-pura menanyakan masjid di sekitar tempat tinggal korban.
"Awalnya menanyakan masjid katanya mau sumbangan, yang nempel ibu saya itu perempuan," kata Cintia.
Pelaku berjumlah empat orang, satu di antaranya merupakan perempuan yang berperan sebagai eksekutor menempel korban.
Mereka berkenalan dengan Suwarsiti dengan berpura-pura sebagai donatur penyumbang dana untuk masjid-masjid.
Untuk meyakinkan korban, Suwarsiti sempat diperlihatkan mata uang asing menyerupai dolar diduga bagian dari strategi pelaku.
Keduanya berbincang hingga akrab, korban diduga telah terpengaruh sugesti dari pelaku hingga mengajaknya ke dalam rumah.
Di dalam rumah, aksi pelaku menguras harta benda dan uang milik korban mulai dilakukan dengan segala tipu daya.
Baca juga: NESTAPA Siswi SMP di Tegal Dipaksa Ngaku Curi Uang oleh Guru & Teman: Reaksi Kepsek Bikin Jengkel
Uang Tabungan Haji Ratusan Juta Rupiah Ludes
Di dalam rumah, pelaku awalnya bertanya soal tabungan yang dimiliki korban berupa uang tunai dan perhiasan emas.
Diduga karena sudah terpengaruh sugesti, korban secara sukarela menyerahkan seluruh uang tunai dan perhiasan emas senilai 40 gram ke pelaku.
"Ibu saya ditanya ada tabungan, ibu bilang ada, tanpa sadar mengeluarkan semua uang yang disimpan di rumah, perhiasan, emas," ucap Cintia.
Tidak cukup sampai di situ, pelaku kemudian menanyakan soal tabungan di bank yang dimiliki korban.
Lagi-lagi, korban secara terbuka mengaku memiliki tabungan di bank yang nilai ratusan juta.
Pelaku lalu meminta korban ikut untuk ke Bank BNI cabang Jatiwarna samping Naga Swalayan, Jalan Raya Hankam, Pondok Melati, Kota Bekasi.
Sumber: Tribun Solo
| Cara Keji Ahmad Fahrozi Tega Mutilasi Ibu Kandung di Lahat, Emosi Gegara Tak Diberi Uang untuk Judi |
|
|---|
| Fakta Anak Bunuh Satu Keluarga di Warakas, Beri Racun, Iri Diperlakukan Beda & Sering Dimarahi Ibu |
|
|---|
| Motif Pelaku Pembunuhan Anak Politisi PKS Maman Suherman, Diduga Memiliki Muatan Emosional |
|
|---|
| Drama Penangkapan Terduga Pembunuh Anak Politisi PKS, Pelaku Menyusup di Rumah Eks Anggota DPRD |
|
|---|
| Tragedi Berdarah Baubau, Wanita 23 Tahun Tewas Tanpa Busana & Hangus Terbakar, 2 Oknum TNI Diperiksa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Ilustrasi-perampokan-motor64.jpg)