Breaking News:

Berita Kriminal

Tak Terima Speaker Dijual, Anak di Baubau Lempari Ayahnya dengan Bom Molotov Hingga Terbakar Hebat

Seorang anak di Baubau, Sulawesi Tenggara menyerang ayahnya dengan bom molotov, karena speakernya dijual.

Tayang:
Editor: Sinta Manila
Kompas
Anak tega membakar ayahnya dengan melemparkan bom molotov 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang anak di Baubau, Sulawesi Tenggara menyerang ayahnya dengan bom molotov.

Semua dipicu karena speaker yang dijual oleh sang ayah hingga menimbulkan kemarahan luar biasa dari si anak.

Akibatnya, beberapa orang menderita luka bakar akan kejadian kriminal anak tersebut dengan bom molotov.

Baca juga: Kaki Bocah di Purwakarta Gosong Setelah Digigit Ular Tanah, Begini Penjelasan Ahli, Terjadi 2-3 Hari

Berikut ini peristiwa seorang anak tega membakar ayahnya dengan melemparkan bom molotov terjadi di Kelurahan Bukit Wolio Indah, Kecamatan Wolio, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) Selasa (27/2/2024)

Karena kejadian itu, ayah pelaku dan dua tetangganya mengalami luka bakar akibat bom molotov yang dilemparkan.

Dikonfirmasi TribunnewsSultra.com, Sabtu (2/3/2024), salah satu orang tua korban, bernama JO mengungkap detik-detik peristiwa pelik yang menimpa anaknya itu.

Baca juga: Wanita Ini Akan Kursus Dansa Saat Rusia Menyerang, Kini Jadi Sibuk Merakit Bom Molotov di Rerumputan

Ia mengatakan kejadian tersebut bermula ketika terduga pelaku berinisial RO berselisih paham dengan orangtuanya. 

"Itu orang tuanya dia jual ini speaker, tapi ini terduga pelaku tidak terima sehingga terjadi adu mulut, dan terduga pelaku mengancam orang tuanya," ujarnya. 

Anak tega membakar ayahnya dengan melemparkan bom molotov
Anak tega membakar ayahnya dengan melemparkan bom molotov (Kompas)

Setelah terjadi adu mulut, terduga pelaku kemudian pergi dan kembali dengan bom molotov di tangannya. 

"Pokoknya dia cari ini orangtuanya, tidak lama itu orangtuanya keluar berhadapan, tapi jaraknya sekitar enam meter," jelasnya.

Tak lama setelah itu, terduga pelaku kemudian melempar bom molotov ke arah orang tuanya.

"Dia lempar itu bom molotov kebetulan anaku ada juga disitu, jadi dia itu terbakar," sambungnya.

Karena kejadian itu, anaknya kemudian mengalami luka bakar pada bagian tangan, kaki dan paha.

Kisah Arina, wanita yang tadinya hidup biasa di Ukraina, kini terpaksa merakit bom molotov bersama wanita lain

Arina, wanita Ukraina berencana untuk pergi ke kursus dansa dan dilanjutkan berpesta pada 24 Februari 2022.

Halaman 1/4
Tags:
Baubaubom molotovanakayah
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved