'Ayah Ibu!' Tangis Anak di Sukabumi Jabar Pecah, Ortu Tewas Tertabrak Kereta Api, Terlempar 20 Meter
Tangisan seorang anak pecah melihat kedua orangtuanya meninggal dunia setelah tertabrak kereta api.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Jalan yang dilintasi kedua korban merupakan jalan kecil atau gang yang tidak adanya palang pintu perlintasan.
"Perlintasan itu jalan gang kecil yang tidak terdaftar PT KAI, hanya perlintasan jalan pintas masyarakat warga Desa Kebonpedes," katanya.
Sebelum kejadian, kedua korban berangkat dari rumahnya untuk melihat mobil angkotnya yang sedang diservis di bengkel sekitar Kampung Ranji.
"Katanya mau ke bengkel melihat mobilnya akan diservis. Lewat sana motong, karena dekat," ujarnya.
Sebelumya diberitakan, pasangan suami-istri meninggal dunia setelah tertabrak Kereta Api Siliwangi Sukabumi-Cianjur, tepatnya di Kampung Babakan Sirna RT 03/RW 04, Desa Kebonpedes, Kecamatan Kebonpedes.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, tepat kereta arah dari Cianjur ke Sukabumi.
Pihak kepolisian dari Unit Gakmun Satlantas Polres Sukabumi Kota telah melakukan olah TKP.
(TribunNewsmaker.com/ TribunJabar)
Sumber: Tribun Jabar
| Brutal! Pengendara Motor Listrik Disiram Air Keras di Cengkareng Jakbar, Polisi Ringkus 2 Pelaku |
|
|---|
| Di Era Digital, Hamenang Tegaskan Kentongan Tetap Efektif Saat Bencana |
|
|---|
| Lengkap! Ini 6 Klaster Penanganan Bencana yang Diterapkan di Simulasi Banjir Klaten |
|
|---|
| Mengapa Desa Japanan Dipilih? Bupati Hamenang Bongkar Fakta Tanggul Sungai Dengkeng yang Kerap Jebol |
|
|---|
| Simulasi Banjir Klaten Disorot Nasional, Bupati Hamenang: Jadi Role Model Penanganan Bencana! |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Pasutri-di-Kampung-Gunungbatu-Kebonpedes.jpg)