Khazanah Islam
Bukan Hanya Baca Astaghfirullah, Berikut Cara Istighfar yang Benar Seperti Dilakukan Rasulullah SAW
Berikut cara istighfar yang benar sesuai dilakukan Rasulullah sebagaimana disampaikan Ustaz Adi Hidayat.
Editor: Sinta Manila
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Istighfar merupakan kegiatan memohon ampunan kepada Allah Subhanahuwata'ala atas dosa baik disengaja maupun tidak yang dilakukab selama di dunia.
Selain itu istigfar juga dapat mendatangkan ketenangan hati dari Allah SWT saat kita ketakutan.
Baca juga: Selamat! 5 Golongan Orang Ini Doanya Tidak akan Ditolak Allah SWT, Termasuk Pemimpin yang Adil
Akan tetapi, ada tata cara istighfar yang benar yang diajarkan oleh Nabi Muhammad pada umatnya.
Seperti apa Istighfar yang dilakukan Rasulullah? Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Salah satu dzikir terbaik yang dianjurkan bagi umat muslim ialah istighfar.
Oleh sebab itu, setiap umat muslim dianjurkan untuk senantiasa beristighfar dalam keadaan apapun.
Istighfar bukan hanya sebagai bentuk memohon ampunan, melainkan dzikir kepada Allah SWT.
Di sisi lain, jika seseorang mengamalkan istighfar maka akan mendapatkan kebaikan bukan hanya ampunan.
Yakni siapa yang suka beristighfar maka akan Allah tenangkan hatinya.
Lantas, bagaimanakah cara beristighfar yang benar seperti yang dilakukan oleh Rasulullah?
Berikut ini penjelasan Ustaz Adi Hidayat yang dibagikan melalui kanal YouTube Ceramah Pendek.
Berkaitan dengan hal ini, Ustaz Adi Hidayat mengatakan bukan hanya mengenai membaca astaghfirullah.
Sebelum masuk pada cara beristighfar, maka harus tahu dahulu makna dari kalimat istighfar.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, istighfar berasal dari kata ghafara yang berarti ampunan.
Sementara itu, kalimat astaghfirullah mempunyai arti "saya mohon ampun kepadamu ya Allah."
"Jika memohon ampun, itu artinya sudah ada perbuatan yang dilakukan dan minta diampuni," urainya.
Perbuatan tersebut tentu bertentangan dengan ketentuan Allah yang mengandung dosa.
Baik di dalam Al-Qur'an maupun hadits menyebutkan bahwa dengan mengucapkan astaghfirullah itu sambil merasakan dan memohon ampunan atas dosa yang dilakukan.
"Merasakan di sini maksudnya adalah menghadirkan dosa-dosa yang telah dilakukan," jelasnya.
Jadi, begitu lisan mengucapkan astaghfirullah, maka ingat-ingat kembali dosa apa yang ingin diampuni.
"Jangan sampai hanya lisannya yang berdzikir atau mengucap istighfar, tapi tak ada serapan di hati, maka itu hampa," katanya.
Jika hanya mengucapkan astaghfirullah, maka semua orang juga bisa melakukannya, bahkan yang tidak taat sekalipun.
"Jadi, sambil mengucapkan astaghfirullah, cek kembali dari ujung kepala sampai ujung kaki. Misalnya saja mulai mengingat dosa yang dilakukan mata, seperti melihat hal yang mengandung dosa," paparnya.
Begitu juga dengan yang lain, ingat-ingat setiap dosa yang pernah dilakukan hingga tidak terasa air mata keluar.
Demikianlah penjelasan mengenai cara istighfar yang benar sesuai dilakukan Rasulullah sebagaimana disampaikan Ustaz Adi Hidayat.
Sumber: Tribun Medan
| Sehelai Rambut Kelihatan di Jidat saat Shalat, Apakah Tetap Sah? Ulama Buya Yahya Jelaskan Hukumnya |
|
|---|
| Hukum Keluar Angin dari Kemaluan Depan Wanita, Apakah Sama dengan Kentut? Ini Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
| Menikah dengan Suami Orang, Apakah Juga Termasuk Jodoh? Buya Yahya Jelaskan dari Pandangan Islam |
|
|---|
| Demi Tutup Aib Anak Hasil Zina, Bolehkah Pakai bin Ayahnya saat Ijab Kabul? Buya Yahya Beri Panduan |
|
|---|
| Najis Tercampur karena Pakaian Direndam Sabun, Buya Yahya Beri Panduan Menyucikan Sesuai Syariat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Cara-Istighfar-Terbaik-dari-Ustadz-Adi-Hidayat.jpg)