Berita Viral
Viral Penumpang Beramai-ramai Dorong Kereta Api di India, Ternyata Ada Gerbong yang Terbakar
Viral penumpang kereta api mendorong gerbong ramai-ramai, ternyata karena ada gerbong yang terbakar
Penulis: Talitha Desena Darenti
Editor: Talitha Desena
Empat hingga enam kereta barang dan hingga dua kereta penumpang melintas tiap jam di dua arah terowongan itu setiap hari.
Baca juga: HEBOH! Ada Ular di Kabin Pesawat AirAsia, Seperti Adegan di Film, Kepala Keamanan: Insiden Langka
Sejarah dan konstruksi
Ide visioner pertama pembangunan Terowongan Gotthard dibuat sketsanya oleh insinyur Carl Eduard Gruner tahun 1947.
Pemerintah Swiss membentuk sebuah komite untuk mengevaluasi berbagai ide terowongan dasar pada tahun 1960-an dan secara resmi merekomendasikan pembangunan terowongan dasar Gotthard tahun 1970.
Tahun 1992, rakyat Swiss menyetujui resolusi pemerintah untuk membangun Swiss Rail Link melalui Pegunungan Alpen, yang menjadi permulaan resmi proyek tersebut.
Selama beberapa tahun setelah, lubang eksplorasi dan penyelidikan lainnya dilakukan untuk menentukan rute terowongan yang paling menguntungkan secara geoteknik. Akhirnya ditetapkan di rute Erstfeld-Bodio.
AlpTransit Gotthard AG, anak perusahaan Swiss Federal Railways, bertanggung jawab atas pembangunan Terowongan Gotthard, yang secara resmi dimulai pada 4 November 1999.
Pembangunan GBT merupakan prestasi luar biasa dalam bidang teknik modern.
Kualitas bebatuan yang tidak dapat diprediksi, ditambah dengan beratnya gunung di atasnya, serta suhu dan kelembapan ekstrem dalam pengunungan (tanpa ventilasi, suhu di dalam sistem pegunungan dapat mencapai 46 derajat Celcius) menimbulkan tantangan serius.
Pembangunan terowongan itu selesai setelah memakan waktu 17 tahun.
Anggaran pembangunannya mencapai 12 miliar dolar AS (12,2 miliar franc Swiss).
Sembilan pekerja meninggal dalam kecelakaan selama konstruksi terowongan tersebut.
(Tribunnewsmaker.com/Talitha) (Kompas.com)
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Gugur di Lebanon, Sertu Ichwan Sempat Kirim Pesan ke Istri, Ucap Terima Kasih Bak Firasat: Panjang |
|
|---|
| Gubernur Jakarta Cemas Banyak ASN Keluyuran saat Kebijakan WFH, Pramono Anung Beri Rambu-rambu |
|
|---|
| Banyak Penumpang LRT Jabodetabek Lupa Tinggalkan Barang saat Lebaran, Paling Banyak Tumbler & Payung |
|
|---|
| Seskab Teddy Buka Suara, WFH ASN & Hemat BBM Dinamis Bisa Saja Berubah Mengikuti Kondisi Terbaru |
|
|---|
| Harga BBM Pertamina 1 April Tidak Jadi Naik, Hanya Saja Pembelian Dibatasi 50 Liter per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Viral-penumpang-kereta-api-mendorong-gerbong-ramai-ramai-1.jpg)