Breaking News:

Pilkada 2024

Jika Ridwan Kamil Maju Pilkada Jakarta, Dedi Mulyadi Berpotensi Lawan Komeng di Pilgub Jabar 2024

Jika Ridwan Kamil maju Pilkada Jakarta, Dedi Mulyadi disebut akan mendominasi di Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2024.

Editor: Eri Ariyanto
TribunJabar
Dedi Mulyadi berpotensi lawan Komeng di Pilgub Jabar 2024 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Jika Ridwan Kamil maju Pilkada Jakarta, Dedi Mulyadi disebut akan mendominasi di Pilgub Jawa Barat (Jabar) 2024.

Namun Dedi Mulyadi juga patut waspada, terkini bermunculan kandidat-kandidat kuat Calon Gubernur Jabar 2024, salah satunya yakni Alfiansyah Komeng.

Seperti diketahui, elektabilitas Dedi Mulyadi mendominasi di Jawa Barat (Jabar) jika Ridwan Kamil maju Pilkada Jakarta 2024 menurut survei terbaru Indikator Politik Indonesia yang dirilis, Kamis (4/7/2024).

Baca juga: Peluang Nagita Slavina Jadi Cawagub Sumut 2024 Pendamping Bobby, PKB Nyatakan Siap Mendukung

"(Elektabilitas Ridwan Kamil unggul) signifikan, betul secara statistik, tetapi tidak terlalu dominan Kang Ridwan di Jawa Barat kalau melawan Dedi Mulyadi," kata peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi saat merilis hasil survei Peta Elektoral Jelang Pilkada Jabar 2024 melalui zoom meeting, Kamis (4/7/2024), dikutip dari Tribunnews.

Dalam survei simulasi tiga nama menyertakan Dedi Mulyadi, Ridwan Kamil dan Ilham Akbar Habibie. Tercatat Ridwan Kamil mendapatkan perolehan elektabilitas tertinggi 56,3 persen, disusul Dedi Mulyadi 8,9 persen, Ilham Akbar Habibie 3,3 persen.

“Bagaimana jika Ridwan Kamil dikeluarkan ternyata tidak seluruhnya pendukung Ridwan Kamil lari ke Dedi Mulyadi,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis daring, Kamis (4/7/2024).

Kemudian, dalam survei simulasi tiga nama yang berbeda tanpa menyertakan nama Ridwan Kamil. Nama Dedi Mulyadi mendapatkan perolehan angka tertinggi.

“Kang Bima ada kenaikan cukup lumayan dari 2 jadi 8,9 persen. Ilham juga alami kenaikan (7.9 persen). Tetapi Dedi Mulyadi juga mendapatkan kenaikan dari pendukung Ridwan Kamil (67,6 persen),” jelasnya.

Oleh sebab itu, Burhanuddin menegaskan kekhawatiran Golkar masuk akal bahwa Dedi Mulyadi bakal mendominasi, jika Ridwan Kamil maju di Pilkada Jakarta.

Dedi Mulyadi berpotensi lawan Komeng di Pilgub Jabar 2024
Dedi Mulyadi berpotensi lawan Komeng di Pilgub Jabar 2024 (TribunJabar)

Baca juga: Hasil Survei Elektabilitas Calon Bupati Yalimo 2024, Nahor Nekwek Ungguli Yosua Kepno & Simon Walilo

“Jadi kalau kita melihat peta hari ini kekhawatiran Golkar kalau Ridwan Kamil dibawa ke Jakarta yang ambil untung adalah Gerindra. Masuk akal secara elektoral,” ungkapnya.

“Meskipun tentu saja, pertarungan meski Dedi Mulyadi masih jauh meninggalkan kandidat yang lain. Tetapi tidak sekompetitif jika Ridwan Kamil yang maju,” jelasnya.

Sementara itu, pada simulasi tiga nama lainnya, Dedi Mulyadi juga masih unggul dengan perolehan 67,5 persen, Dedi Yusuf 17,8 persen, Haru Suhandaru 1,2 persen.

“Jadi siapapun lawannya kalau Ridwan Kamil tidak maju, pada survei dilakukan di bulan Juni, beliau (Dedi Mulyadi) mendapatkan kisaran di angka 67,5 persen,” terangnya.

Rivalitas Terselubung

Di sisi berbeda, pengamat mencium aroma rivalitas terselubung antara Gerindra, partainya Dedi, dan Golkar, partai Ridwan Kamil.

Diketahui, pencalonan keduanya belum final. Pendaftaran bakal calon Pilkada serentak 2024 dimulai 27 Agustus 2024 mendatang.

Namun, terkait analisis adanya rivalitas terselubung antara Golkar dan Gerindra, dikemukakan pengamat politik dari Universitas Nasional, Selamat Ginting.

"Golkar memasang dua kaki untuk Ridwan Kamil apakah akan ditempatkan di Jakarta atau di Jawa Barat. Sementara Gerindra "memaksa" Ridwan Kamil dimajukan di Jakarta, bukan di Jawa Barat," kata Ginting, Senin (24/6/2024).

Ginting melihat jika Golkar lebih ingin Ridwan Kamil maju kembali di Jawa Barat karena peluang menangnya yang besar.

"Karena secara elektabilitas Ridwan kamil kalah jauh dari Anies maupun Ahok," kata Ginting.

Di sisi lain, Gerindra menginginkan Ridwan Kamil maju di Jakarta agar mereka bisa memajukan kadernya yakni Dedi Mulyadi di Pilkada Jawa Barat.

"Di sini pertarungan keduanya sedang berlangsung. Golkar tentu tidak ingin Ridwan Kamil itu sia-sia jika maju di Jakarta," kata Ginting.

Karenanya, sejauh ini ia menyebut mengenai wacana koalisi Gerindra dan Golkar masih sangat alot meski sama-sama berasal dari Koalisi Indonesia Maju (KIM) di tingkat nasional.

"Di sinilah Koalisi Indonesia Maju, memiliki kepentingan yang berbeda," ucap Ginting.

Survei Terbaru Elektabilitas Pilgub Jabar 2024, Komeng Melejit Masuk 3 Besar Mendekati Ridwan Kamil

Tak disangka, nama komedian Komeng masuk bursa calon gubernur Jawa Barat (Jabar) di Pilkada 2024.

Bahkan Komeng kini masuk ke peringkat tiga besar teratas bersama Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.

Sejauh ini, Ridwan Kamil masih jadi yang tertinggi dan menempati posisi teratas perolehan elektabilitas.

Survei ini dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia (IPI).

Nama Komeng tersebut muncul dalam simulasi survei top of mind.

Sementara itu, nama mantan Gubernur Jawa Barat sekaligus politisi Partai Golkar, Ridwan Kamil jadi tertinggi dalam survei tersebut.

Adapun mantan Bupati Purwakarta sekaligus anggota DPR RI dari Gerindra, Dedi Mulyadi, berada di peringkat ketiga dalam survei ini.

Adapun survei tersebut dilakukan pada 20-27 Juni 2024 melibatkan 1.214 responden di Provinsi Jawa Barat berusia 17 tahun ke atas atau sudah menikah. Responden dipilih melalui metode double sampling.

Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih. Margin of error dari ukuran sampel tersebut sebesar +/- 2.8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

“Secara top of mind, sebanyak 67 persen responden tak bisa menjawab secara spontan yang akan mereka pilih. Tetapi dua nama terkuat adalah Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi itu pun tidak mencapai 20 persen,” ujar Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi dalam rilis daring, Kamis (4/7/2024).

Baca juga: Hasil Akhir Rekapitulasi Komeng Dapat 5 Juta Suara Lebih, Fix Lolos DPD RI Bersama Jihan Fahira

Semenatara itu, nama komedian Alfiansyah alias Komeng berada di posisi ketiga dengan elektabilitas 0,8 persen.

Lanjut pada simulasi semi terbuka, kata Burhanuddin hasilnya juga tak jauh berbeda.

“Ridwan Kamil berada di posisi pertama 36,8 persen, peringkat kedua Dedi Mulyadi 31,9 persen,” lanjutnya.

Sementara itu, Alfiansyah alias Komeng tetap berada di posisi ketiga dengan perolehan 5,6 persen disusul Dedi Yusuf 3,0 persen.

“Jadi kalau disodorkan nama-nama, mereka yang tidak punya referensi menjadi punya. Meskipun mengerucut pada dua nama tertinggi,” jelasnya.

Atas simulasi semi terbuka tersebut, Burhanuddin mengatakan yang sangat berbeda peringkat pertama dan kedua dibandingkan peringkat di bawahnya.

“Per hari ini kita tidak menemukan nama yang lebih kompetitif selain Ridwan Kamil dan Dedi Mulyadi,” ungkapnya.

Adapun alasan responden memilih kedua calon tersebut, dijelaskan Burhanuddin di antaranya karena peduli dengan rakyat, sudah terbukti kinerjanya dan berpengalaman.

“Responden memilih Dedi Mulyadi karena peduli dengan rakyat sebanyak 44.7 persen. Sementara kekuatan Ridwan Kamil sudah bukti nyata 39,7,” tandasnya.

Hasil survei tingkat elektabilitas Calon Gubernur Jawa Barat

Berikut hasil survei simulasi top of mind dari Indikator Politik Indonesia:

1. Ridwan Kamil 16 persen
2. Dedi Mulyadi 11,2 persen
3. Alfiansyah (Komeng) 0,8 persen
4. Ono Surono 0,7%
5. Atalia Praratya 0,5%
6. Anies Baswedan 0,4%
7. Giring 0,4%
8. Ilham Akbar Habibie 0,3%
9. Ade Yasin 0,3%

Sementara itu, Uu Ruzhanul Ulum berada di angka 0,2%. Angka serupa tak jauh beda didapati oleh Dedi Mizwar, Lucky Hakim, Dede Yusuf, Herman Khaeron, Abdul Syakur, M Iriawan (Iwan Bule), Anton Sukartono Suratto, Hartono, Dudung Abdurachman, Helmi, Haru Suandharu, Sudarsono, Heri, Sugih, Dicky Chandra, Syaiful Huda, Ahmad Syaikhu, Dadan Rieke, Diah Pitaloka, Asep, serta Taufik Hidayat.

* Responden tidak menjawab atau tidak tahu 67,2%

(TribunNewsmaker.com/TribunJakarta.com)

Tags:
Pilkada 2024KomengRidwan KamilDedi MulyadiJabar
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved