Pilkada 2024
Risma Jadi Penantang Kuat Khofifah di Pilkada Jatim, Sama-sama Berpeluang Menang, Cek Elektabilitas
Tri Rismaharini jadi penantang kuat Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Tri Rismaharini jadi penantang kuat Khofifah Indar Parawansa di Pilkada Jawa Timur (Jatim) 2024.
Meski elektabilitas Khofifah Indar Parawansa disebutkan masih unggul dalam beberapa survei, bukan berarti peluang Tri Rismaharini (Risma) untuk memenangkan Pilgub Jatim tertutup.
Seperti diketahui Pilkada Serentak akan digelar pada Novemver 2024 mendatang, hal itu membuat Risma masih bisa mempersiapkan diri dan bahkan bisa saja elektabilitasnya mengungguli Khofifah.
Diketahui, elektabilitas kedua sosok ini mendominasi suara di wilayah Jawa Timur.
Baca juga: Terjawab! Ternyata Ini Penyebab Utama Tingginya Elektabilitas Andi Sudirman di Pilkada Sulsel 2024
Menurut survei lembaga ARCI pasangan Khofifah Indar Parawansa-Emil Dardak masih unggul.
Direktur ARCI, Baihaki Sirajt menjelaskan, elektabilitas Khofifah-Emil berada di puncak dengan perolehan suara 57,9 persen.
Pasangan lain yang potensial untuk menjadi penantang petahana tersebut adalah Tri Rismaharini-KH Marzuki Mustamar.
Risma-Marzuki berada di urutan kedua dengan perolehan suara 27,2 persen.
Dari jumlah total 1.200 responden, sebanyak 14,9 persen mengaku belum bisa menentukan pilihan.
"Sebanyak 14,9 persen responden belum menentukan pilihan atau tidak tahu ataupun tidak menjawab," kata Baihaki di Surabaya, Rabu (24/7/2024), dikutip dari TribunJatim.com.
Sementara margin of error di angka 2,8 persen.
Adapun survei yang dilakukan pada kurun 1-12 Juli 2024 ini menggunakan metode stratified multistage random sampling.

Baca juga: Survei Pilkada Makassar 2024, 5 Sosok Kandidat Bersaing Ketat, Terjawab Elektabilitas Terkuat
Khofifah-Emil Masih Kuat
Menjelang sebulan masa pendaftaran, elektabilitas Khofifah-Emil masih cukup kuat.
Hal ini didukung adanya faktor kepuasan masyarakat Jawa Timur terhadap pemerintahan Khofifah-Emil sebelumnya.
Di sisi lain, tingginya elektabilitas pasangan ini juga diakibatkan belum ada calon penantang yang pasti mendaftarkan diri, salah satunya Risma-Marzuki atau sebaliknya Marzuki-Risma.
Dijelaskan Baihaki, sampai saat ini masih ada tiga parpol yang belum menentukan pilihan, yakni PKB, PDIP dan NasDem.
Sementara sisanya sudah menentukan pilihan mendukung Khofifah-Emil maju dalam kontestasi daerah ini.
Adapun parpol tersebut di antaranya yaitu Partai Demokrat, Gerindra, Golkar, PAN, PSI, PKS dan PPP serta didukung Perindo.
Menurut Baihaki, penantang harus segera dimunculkan lantaran Pilgub sudah mendekati pendaftaran.
Sehingga, optimalisasi pencarian suara dapat dilakukan.
Dalam analisa Baihaki, meski hingga saat ini belum ada Paslon penantang namun ia ragu jika Khofifah-Emil akan melawan kotak kosong.
Hanya saja, sampai saat ini kubu penantang belum mengenalkan siapa sosok pesaingnya saat ini.
"Kalau ingin menjadi penantang perlu segera mendeklarasikan diri untuk bertarung dengan petahana," terang Baihaki.
Sosok Risma Disebut Pesaing Ideal
Mengacu survei Litbang Kompas periode Juni 2024, Menteri Sosial Tri Rismaharini dapat menjadi pesaing ideal kubu Khofifah.
Pasalnya, nama Risma cukup populer di Jawa Timur.
Survei Litbang Kompas periode Juni 2024, elektabilitas Khofifah tertinggi dibanding calon lain, yakni mencapai 26,8 persen.
Namun, nama Risma juga mendapatkan elektabilitas yang lumayan yakni sekira 13,6 persen.
Sementara Emil Dardak 3,8 persen dan Syaifullah Yusuf hanya mendapatkan 1,8 persen.
Survei periodik ini diselenggarakan Litbang Kompas pada 20-25 Juni 2024 melalui wawancara tatap muka.
Sebanyak 500 responden dipilih secara acak menggunakan metode pencuplikan sistematis bertingkat di Provinsi Jawa Timur dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error penelitian ±4,38 persen.
Menanggapi hal ini, Putra Risma, Fuad Bernardi menilai sang ibu bisa menjadi penantang ideal bagi bakal calon Gubernur Jawa Timur lainnya, Khofifah Indar Parawansa.
"Kalau melihat survei Litbang Kompas, dimana menempatkan Ibu Risma berada di peringkat kedua di bawah Bu Khofifah, artinya masyarakat Jawa Timur menginginkan Ibu Risma maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jatim," kata Fuad di Surabaya, Senin (22/72/2024) mengutip TribunJatim.com.
Kendati demikian, kata Fuad, sang ibu belum mengambil sikap terkait usulan ini.
Fuad yang juga politisi PDI Perjuangan ini mengatakan bahwa Risma saat ini memilih fokus untuk menyelesaikan pekerjaan sebagai Menteri Sosial.
Apalagi, Risma juga belum menerima mandat dari partai soal Pilgub Jatim.
Sekalipun demikian, harapan masyarakat yang tercermin dalam sejumlah lembaga survei tetap menjadi pertimbangan.
"Kalau partai sudah merekomendasikan, tentu pasti harus siap," kata Fuad yang juga Ketua sayap partai PDIP, Banteng Muda Indonesia (BMI) Surabaya ini.
Sumber: Tribunnews.com
Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
![]() |
---|
Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
![]() |
---|
Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
![]() |
---|
Pilkada Pasaman 2024 Diulang, Anggit Kurniawan Didiskualifikasi MK, Sembunyikan Status Mantan Napi |
![]() |
---|