Breaking News:

Kunci Jawaban

Soal & Kunci Jawaban IPS Kelas 9 SMP Halaman 40 41 Kurikulum Merdeka, Aktivitas Debat 3 Periode

Berikut ini soal dan kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial alias IPS Kelas 9 SMP Halaman 40 41 Kurikulum Merdeka

Editor: Talitha Desena
Tribunnewsmaker.com/Freepik @KamranAydinov
Ini soal dan kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Sosial alias IPS Kelas 9 SMP Halaman 40 41 Kurikulum Merdeka 

Argumen:

1. Globalisasi juga bisa menjadi sarana untuk memperkenalkan tradisi lokal ke dunia internasional dan membuatnya lebih dikenal.

2. Banyak tradisi lokal yang justru dipertahankan dan dihidupkan kembali sebagai bentuk identitas dan kebanggan budaya di tengah arus globalisasi

3. Melalui globalisasi, masyarakat dapat belajar menghargai dan melestarikan tradisi lokal sambil tetap terbuka terhadap pengaruh budaya luar.

Periode 3: Globalisasi lebih banyak membawa dampak negatif daripada dampak positif

Kelompok Pro:

Argumen:

1. Globalisasi menyebabkan ketimpangan ekonomi yang semakin besar antara negara kaya dan negara miskin

2. Banyak perusahaan lokal yang gulung tikar karena tidak mampu bersaing dengan perusahaan multinasional

3. Globalisasi sering kali menyebabkan kerusakan lingkungan akibat peningkatan aktivitas industri dan konsumsi

Kelompok Kontra:
Argumen:

1. Globalisasi membuka peluang bagi negara-negara untuk saling bekerja sama dan meningkatkan kesejahteraan bersama

2. Pertukaran teknologi dan pengetahuan melalui globalisasi dapat mendorong inovasi dan perkembangan di berbagai bidang

3. Masyarakat dapat menikmati berbagai produk dan layanan dari berbagai negara yang meningkatkan kualitas hidup mereka.

Baca juga: Soal & Kunci Jawaban PAI Kelas 6 Halaman 43 44 45 Kurikulum Merdeka: Sikap yang Mengamalkan al-‘Afuw

Ilustrasi belajar-- Contoh Soal dan Kunci Jawaban IPAS Kurikulum Merdeka Kelas 4 Halaman 48 dan 50
Ilustrasi belajar (freepik.com)

Kesimpulan:

Globalisasi memengaruhi hidup kita sebagai remaja? Apa contoh globalisasi dalam keseharian kita?

Jawab: Globalisasi memengaruhi hidup remaja dengan banyak cara, terutama melalui pengaruh budaya, teknologi dan ekonomi global.

Contoh Globalisasi

1. Dalam Bidang Ekonomi

  • Membeli barang dengan menggunakan kartu kredit atau rekening bank
  • Melakukan jual beli secara daring melalui e-commerce.
  • Membayar barang yang dibeli dengan aplikasi dompet digital.
  • Kegiatan ekspor dan impor dari satu negara ke negara lain menjadi lebih mudah.
  • Adanya kerja sama di bidang ekonomi oleh negara-negara dunia.

2. Dalam Bidang Sosial dan Budaya

  • Kebudayaan asing lebih mudah masuk dan diterima di dalam negeri.
  • Penggunaan bahasa Inggris sebagai bahasa internasional menjadi penting.
  • Pergeseran gaya hidup masyarakat menjadi lebih maju dan modern.
  • Masyarakat lebih memilih bekerja di sektor industri dibanding agraris.
  • Tren mode dan busana internasional menjadi lebih diminati.
  • Peningkatan atau kemunduran norma-norma sosial di masyarakat

3. Dalam Bidang Politik

  • Memperluas dan meningkatkan hubungan dan kerja sama internasional.
  • Partisipasi aktif dalam politik internasional untuk mencapai perdamaian dunia,
  • Terbentuknya organisasi internasional.

4. Dalam Bidang Pendidikan

  • Pertukaran pelajar.
  • Kemudahan mengakses internet untuk menunjang kegiatan belajar.
  • Belajar dan mengajar berbasis teknologi.

Dampak Positif Globalisasi

Globalisasi bagaikan dua mata pisau.

Satu sisi memberikan keuntungan dan di sisi lain memberikan dampak buruk.

1. Masyarakat Semakin Maju

Teknologi dapat dengan mudah masuk dan diterima oleh oleh masyarakat karena adanya globalisasi.

Perkembangan teknologi semakin meluas hingga menjangkau sleuruh dunia.

Misalnya, motor, mobil, laptop, gawai, dan teknologi lainnya semakin mudah didapatkan.

Keterbukaan informasi memberikan kemudahan bagi setiap pelaku infdustri untuk meniru atau mengadaptasi teknologi dari satu atau beberapa rumah produksi.

Penemuan dan perkembangan teknologi ini menyebabkan kemajuan pada kehidupan masyarakat.

2. Semangat Kerja Meningkat

Globalisasi menyebabkan persaingan akan semakin cepat.

Kita harus terus berjuang untuk dapat sejajar bahkan mendahului negara lain.

Sehingga, akan menjadi negara yang maju.

Sebagai masyarakat baik dari kelas bawah ataupun atas harus terus berjuang untuk tetap bertahan di era globalisasi ini.

Persaingan tersebut harud dihadapi dengan semangat belajar yang tinggi.

Hal ini disebabkan, nantinya saingan tidak hanya berasal dari negara sendiri, tetapi juga dari negara-negara lain.

3. Pasar Semakin Luas

Dalam hal ekonomi, dampak globalisasi adalah memberikan kemudahan penjualan hasil produksi dari dalam negeri untuk dijual ke luar negeri.

Setiap negara dapat memperoleh pasar yang lebih luas.

Namun, syaratnya, yakni produk tersebut memiliki daya saing yang tinggi.

4. Pertukaran Budaya

Globalisasi memberikan kemudakan dalam pertukaran informasi.

Hal ini menyebabkan budaya asing mudah untuk masuk ke dalam suatu negara.

Sehingga, budaya tersebut akan terserap dengan mudah di negara lain.

5. Ruang Sosial Semakin Terbuka

Teknologi memberikan kemudahan bagi manusia termasuk dalam hal terhubung dengan orang lain.

Seseorang dapat bertukar kabar dengan mudah.

Fasilitas-fasilitas yang ada juga memberikan ruang terbuka untuk menambah jaringan atau memperluas pergaulan di seluruh negara.

Misalnya dengan menggunakan email, chatting, telepon, video call, dan cara lainnya untuk dapat bertemu dengan kolega atau teman yang berada di luar negeri sekalipun.

Baca juga: Soal & Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 45: Barang Apa yang Dijual di Kios Pak Jal?

Ilustrasi belajar - Simak 30 Contoh Soal dan Kunci Jawaban UAS/PAS Sosiologi Kelas 12 SMA Semester 1
Ilustrasi belajar (Pexels.com/ThisIsEngineering)

Dampak Negatif Globalisasi

Di samping dampak positifnya, globalisasi juga memberikan dampak buruk. 

1. Membanjirnya Produk Impor

Dampak negatif dari globalisasi, yakni banyaknya produk impor.

Di era globalisasi, perdagangan antarnegara menjadi lebih mudah sehingga banyak produk luar negeri yang masuk ke dalam negeri.

Mulai dari berbagai barang elektronik, motor, mobil, dan barang lainnya adalah milik perusahaan luar negeri.

Jumlah penduduk Indonesia menjadi potensi sebagai sasaran pasar berbagai produk luar negeri.

Ditambah lagi di era globalisasi ini menjadi hambatan perdagangan antarnegara menjadi semakin terbatas.

Harga barang-barang menjadi lebih murah.

Hal tersebut menyebabkan produk dalam negeri semakin tersisih. Kegiatan produksi dalam negeri menjadi terabaikan.

2. Menyempitnya Lapangan Pekerjaan

Globalisasi menyebabkan persaingan di dunia kerja semakin meningkat.

Globalisasi menyebabkan banyak tenaga kerja asing dengan mudah masuk ke dalam negeri.

Tenaga-tenaga kerja tersebut merupakan tenaga ahli yang menguasai berbagai bidang kehidupan.

Hal tersebut mengurangi kesempatan kerja bagi tenaga kerja dalam negeri.

Tentu hal ini menjadikan persaingan kerja semakin meningkat.

Tenaga kerja Indonesia tidak hanya bersaing dengan tenaga kerja dalam negeri.

Mereka juga harus memperhitungkan masuknya tenaga kerja asing.

3. Ketergantungn dengan Negara Maju

Sarana dan prasarana ekonomi di negara berkembang masih kurang.

Oleh karena itu, negara berkembang akan berlomba-lomba mencari pinjaman modal kepada negara maju.

Hal tersebut menyebabkan negara maju yang memberi pinjaman dapat mengelola sumber daya di negara berkembang dengan bebas.

Pada umumnya, negara berkembang masih menjadi korban dengan adanya globalisasi.

Oleh sebab itu, setiap negara mulai mengembangkan diri untuk meningkatkan daya saingnya.

4. Nilai-Nilai Sosial Memudar

Budaya-budaya dari luar negeri dapat dengan mudah masuk ke dalam Indonesia.

Hal ini menyebabkan masyarakat meniru budaya-budaya tersebut.

Sehingga, menyebabkan ketidakpedulian kepada sesama atau memudarnya kepekaan.

Nilai kebersamaan dalam gotong royong dan musyawarah mulai menghilang.

Orang sibuk bekerja setiap harinya sehingga kurang mempedulikan lingkungan sekitar.

Masyarakat yang hidup dalam semangat gotong royong akan memudar.

Kemudian, beralih menjadi msyarakat yang individualistik yang hanya mementingkan kebutuhan pribadi.

Tidak hanya itu, nilai budaya, norma, dan tradisi masyarakat juga berubah.

5. Kerusakan Lingkungan

Globalisasi turut merusak lingkungan. Adanya daya saing tinggi dan tuntutan untuk maju menjadikan negara-negara melakukan berbagai cara.

Salah satunya dengan melakukan pembangunan atau inovasi lainnya dengan mengeksploitasi sumber daya alam tanpa memperhatikan kerusakan lingkungan yang akan terjadi.

Akibatnaya, polusi udaara semakin meningkat, bencana terjadi di mana-mana, suhu bumi meningkat, permumkaan air laut yang semakin tinggi, mencairnya es di kutub, dan kerusakan-kerusakan lainnya.

Kerusakan alam ini tidak dirasakan oleh pemilik modal, tetapi masyarakat yang rumahnya berdekatan dengan daerah industri atau daerah-daerah terdampak krisis iklim lainnya.

(Tribunnewsmaker.com/Sripoku.com/Rizka Pratiwi Utami)

Tags:
soalkunci jawabanpelajaranilmu pengetahuan sosialIPSKelas 9 SMPhalamanKurikulum Merdeka
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved