Breaking News:

Pilkada 2024

Survei Elektabilitas Pilkada Majalengka 2024, Eman Suherman-Dena Muhamad Teratas, Siapa Terbawah?

Inilah survei elektabilitas Pilkada Majalengkap 2024, terjawab siapa yang teratas dan yang terbawah.

Editor: Delta Lidina
Instagram @kpukabmajalengka
Inilah survei elektabilitas Pilkada Majalengkap 2024, terjawab siapa yang teratas dan yang terbawah. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah hasil survei elektabilitas para pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati di Kabupaten Majalengka Pilkada 2024.

Pilkada Majalengka 2024 bakal digelar secara serentak pada 27 November mendatang.

Ada dua paslon yang resmi maju Pilkada 2024 di Majalengka, yakni:

1. Eman Suherman - Dena Muhamad Ramdhan

2. Karna Sobahi - Koko Suyoko

Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei elektabilitas masing-masing paslon.

Berdasarkan hasil survei, pasangan calon nomor urut 01, Eman Suherman-Dena Muhamad Ramdhan menempati posisi teratas.

Pasangan Eman-Dena berada di peringkat pertama dengan 54,8 persen dan posisi kedua ditempati pasangan Karna Sobahi-Koko Suyoko dengan 33,7 persen.

Sementara responden yang tidak menjawab atau belum menemukan pilihan ada sebanyak 11,5 persen.

Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyebut komposisi pemasangan Eman-Dena dinilai cocok karena bisa menunjukkan tren positif dari masing-masing pasangan sementara pasangan rivalnya Karna-Koko dampaknya belum terlalu signifikan.

"Ternyata kalau dipasangkan antara Pak Eman dengan Pak Dena itu cenderung positif. 

Pak Eman yang punya basis dengan Pak Dena juga yang punya basis, itu cenderung bertambah jadi 54,8 persen (tingkat kepercayaan publik untuk menjadi Bupati dan Wakil Bupati Majalengka)," kata Burhanuddin, Rabu (25/9/2024).

Baca juga: Terjawab! Kandidat Terkuat Calon Bupati Majalengka, Elektabilitasnya Sulit Ditandingi, Ini Sosoknya

Menurut Burhan, pasangan Karna dan Koko, belum memperlihatkan peningkatan elektabilitas setelah kedua tokoh berpasangan. 

"Mungkin perlu waktu, karena Pak Karna dari basis PDI Perjuangan dan Pak Koko dari basis PKS, 

ini kan nggak mudah yah menggabungkan kedua kekuatan jadi perlu waktu kedua struktur partai menggabungkan dua kekuatan yang sering kali diasumsikan oleh pengamat seperti minyak dan air," katanya. 

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Tags:
Pilkada 2024Majalengka
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved