Pilkada 2024
Rano Karno Tanggapi Polemik Naturalisasi Timnas Indonesia, Setuju atau Tidak? Ini Jawabannya
Calon Wakil Gubernur Jakarta nomor urut 3, Rano Karno menanggapi soal polemik naturalisasi pemain timnas sepak bola Indonesia.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Jakarta nomor urut 3, Rano Karno atau akrab disapa bang Doel menanggapi soal polemik naturalisasi pemain timnas sepak bola Indonesia.
Lantas, seperti apa tanggapan dari Rano Karno, setuju atau tidak dengan naturalisasi tersebut?
Sebagai informasi, pewarganegaraan (naturalisasi) adalah tata cara bagi orang asing untuk memperoleh Kewarganegaraan Republik Indonesia melalui permohonan.
Baca juga: Jelang Pilkada Sulsel 2024, Ini yang Dilakukan Danny Pomanto, Cek Hasil Survei Elektabilitasnya
Terbaru Rano Karno menyebutkan naturalisasi pemain timnas sepak bola masih diperlukan, tetapi ada catatan dalam pelaksanaannya.
“Waktu itu saya memberikan catatan, tolong tetap dong anak-anak kita jangan putus untuk juniornya,” ucap Bang Doel, Rabu (2/10/2024).
Dia meminta agar Timnas U17 dan U20 juga mendapatkan perhatian yang sama.
Hal tersebut dia minta saat dirinya masih bertugas di Komisi X sebagai anggota DPR.
Ia mengaku bersyukur saat ini Timnas Indonesia mulai dari tingkat senior hingga junior bisa mengalami perkembangan yang sangat pesat.
Keberhasilan itu disebut sebagai cikal bakal dari program naturalisasi.
“Sekarang ini diikuti oleh negara lain loh, Vietnam, Malaysia naturalisasi semua," ujarnya.
"Kita mendapat satu berkah bahwa anak-anak kita jauh lebih banyak daripada mereka,” imbuhnya.
Bang Doel menegaskan dirinya mendukung program naturalisasi timnas sepak bola Indonesia.
Tanpa dukungan dari Komisi X, proses naturalisasi mungkin tidak diresmikan oleh Komisi I.
Walaupun yang mengesahkan pemain keturunan menjadi warga negara Indonesia (WNI) adalah Komisi I, tetapi masukan dan dukungan dari Komisi X sangat dibutuhkan sebagai komponen yang mengurusi bidang pendidikan, kebudayaan, olahraga, dan sejarah.
“Artinya begini, kalau saya enggak ngedukung, naturalisasi enggak diresmiin."
| Sosok 2 Pasang Kakak-Adik Sama-Sama Jadi Kepala Daerah di Sulawesi Selatan, Karier Politiknya Moncer |
|
|---|
| Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
|
|---|
| Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
|
|---|
| Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
|
|---|
| Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Rano-Karno-menanggapi-soal-polemil-naturalisasi-pemain-timnas-sepak-bola-Indonesia.jpg)