Pilkada 2024
Survei Elektabilitas Pilkada Maluku 2024, Jeffry-Abdul vs Murad-Wattimena vs Hendrik-Vanath
Inilah survei terhadap paslon gubernur dan wakil gubernur Provinsi Maluku di Pilkada 2024, siapa yang tak tertandingi?
Editor: Delta Lidina
“Hal tersebut juga telah sesuai dengan visi Maluku Maju 2045, yang ditetapkan dalam RPJPD 2025 – 2045 yaitu Maluku Maju, Inklusif, Berkelanjutan dan Berbasis Sumber Daya Kepulauan,” beber Murad.
Berdasarkan hasil telaah dan kajian yang dilakukan serta penyelarasan dengan visi RPJPN dan RPJPD Provinsi Maluku 2025 – 2045, Murad mengaku, membangun Maluku lima tahun mendatang adalah cita-cita dirinya dan Michael Wattimena.
“Iya, visi yang kami rumuskan untuk membangun Maluku selama 5 tahun kedepan (2025 – 2029), adalah merupakan cita- cita dan mimpi kami berdua tentang bagaimana mewujudkan Maluku menjadi daerah yang lebih maju lagi,” tutupnya.
Survei Pilkada Maluku 2024 Sebelum Pendaftaran KPU
Jeffry Rahawarin unggul tipis atas Murad Ismail di pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku tahun 2024 mendatang.
Hal itu disampaikan Direktur KCI Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Aji Alfaraby saat konfrensi pers hasil survei peta elektoral pemilihan (Pilgub) Maluku 2024.
“Iya, berdasarkan hasil survei, Jeffry Rahawarin unggul tipis atas petahana Murad Ismail,” ungkapnya di Lantai 6 Hotel Santika Premiere Ambon, Jumat (25/8/2024).
Ia menerangkan, keunggulan itu berselisih 18,7 persen memilih Jeffry sedangkan 18,4 memilih Murad, di posisi ketiga ada Barnabas Orno dengan elektabilitas sebesar 8,9 persen.
Hasil itu diperoleh dari 800 responden yang tersebar di 11 kabupaten/kota yang dilakukan sejak 13 Juni-1 Juli 2023.
“Survei dilakukan sejak 13 juni-1 juli yang menyasar 800 responden dengan presentasi 18,7 persen memilih JAR dan 18,4 persen memilih Murad,” tuturnya.
Teknik pengumpulan data, yakni wawancara tatap muka serta menggunakan kuisioner dengan jumlah margin of error kurang lebih 3,5 persen.
Menurutnya, tiga kali sudah LSI Denny JA melaksanakan survei penataan pemilih di Maluku yaitu 2021, 2022, dan 2023.
Survei pertama dan kedua Murad masih dipilih banyak responden, hanya saja berbeda sangat signifikan di survei ketiga ini.
"Tahun 2021/2022 memang MI masih pimpin. Tapi 2023 turun. Itu menandakan MI bukan petahana yang kokoh mendapat dukungan," cetusnya. (TribunNewsmaker | TribunAmbon/Mesya Marasabessy)
Sumber: Tribun Ambon
| Sosok 2 Pasang Kakak-Adik Sama-Sama Jadi Kepala Daerah di Sulawesi Selatan, Karier Politiknya Moncer |
|
|---|
| Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
|
|---|
| Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
|
|---|
| Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
|
|---|
| Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Survei-elektabilitas-Pilkada-Maluku-2024.jpg)